Katanya Pekerja Indonesia Paling Bahagia di Asia Pasifik? Beneran Gak Sih?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 17:15 WIB
Temukan rekan kerja yang menunjukkan green flags atau sinyal positif untuk kamu jadikan partner dan mentor kerja yang aman dan profesional. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Temukan rekan kerja yang menunjukkan green flags atau sinyal positif untuk kamu jadikan partner dan mentor kerja yang aman dan profesional. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

PejuangKantoran.com - “Samperin teman kantormu and say thanks to them, Ladies!” — begitulah komentar ringan yang mewakili temuan menarik dari Workplace Happiness Index 2025 yang dirilis oleh Jobstreet by SEEK.

Survei ini menunjukkan bahwa hubungan dengan rekan kerja menjadi elemen paling penting bagi kebahagiaan seseorang di tempat kerja. Dalam penelitian yang melibatkan sekitar 1.000 pekerja usia 18–64 tahun di Indonesia, 77 persen responden menyebut rekan kerja atau kolega sebagai faktor utama kebahagiaan mereka dalam bekerja.

Selain itu, hasil riset tersebut menegaskan bahwa lokasi kantor yang strategis dan pekerjaan yang dirasakan memiliki makna atau tujuan (purpose) juga menjadi faktor penting yang mendukung kepuasan kerja.

Baca Juga: Sudah Resmi Beroperasi, Begini Cara Mendaftar Internet Rakyat dan Mengecek Area Layanannya

Tidak kalah pentingnya, konsep work-life balance alias keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional muncul sebagai pendorong kebahagiaan kerja yang hampir sama pentingnya dengan gaji — menunjukkan bahwa gaji tinggi saja tidak cukup untuk membuat pekerja merasa puas dengan pekerjaannya.

Lebih jauh lagi, laporan ini menempatkan Indonesia di posisi pertama sebagai negara dengan pekerja paling bahagia di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga: Irit Sih, tapi Ketahui Risiko Mengakses WiFi Umum untuk Mengakses Mobile Banking atau Data Kantor

Sebanyak 82 persen pekerja di Tanah Air merasa cukup atau sangat bahagia dengan pekerjaan mereka, mengungguli negara-negara tetangga seperti Filipina (77 persen), Malaysia (70 persen), dan Thailand (67 persen). Singapura mencatat angka terendah di angka 56 persen, sementara Hong Kong hanya 47 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa kebahagiaan kerja bukan hanya soal gaji atau posisi — tetapi lebih kepada kualitas hubungan sosial di tempat kerja, keseimbangan hidup dan kerja, serta tujuan yang dirasakan bermakna dalam pekerjaan sehari-hari.

Bagi banyak pekerja Indonesia, memiliki teman kerja yang suportif dan lingkungan kantor yang nyaman ternyata sangat menentukan bagaimana mereka memaknai kebahagiaan di tempat kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X