9 Strategi Mudik Lebaran 2026 Mengendarai Mobil Melalui Tol Trans Jawa. Apa Kuncinya?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 9 Maret 2026 | 15:21 WIB
Salah satu kunci penting saat mudik melalui Tol Trans Jawa adalah waktu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Salah satu kunci penting saat mudik melalui Tol Trans Jawa adalah waktu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.comMudik Lebaran di Hari Raya Idul Fitri dengan mengendarai mobil pribadi itu  saat ini menjadi yang paling banyak dilakukan.

Kementerian Perhubungan pernah melakukan pada Lebaran 2025, seperti yang dimuat di Kompas.id (11/03/2025). Survei ini memperkirakan lebih dari 146 juta orang bepergian saat Lebaran, dengan mobil pribadi sekitar 23% pemudik (±33,7 juta orang).

Secara umum, jika melakukan perjalanan mudik Lebaran bersama keluarga, adalah cara yang lebih hemat dan fleksibel.

Misal, untuk rute Jakarta-Yogyakarta, akan menghabiskan BBM Rp700ribu – Rp 1juta. Lalu biaya tol antara Rp500-700ribu. Total Rp1,2-1,7juta. Jika satu mobil berempat, maka rerata satu orang akan mengeluarkan biaya antara Rp300-425ribu.

Ini jauh lebih murah jika naik pesawat, kereta api, atau bus minimal eksekutif. Belum lagi tiga moda ini harus sudah pesan tiket jauh hari supaya tidak kehabisan.

Selain itu fleksibilitas waktu keberangkatan dan kepulangan, serta pemanfaatan moda mobil di daerah tujuan yang jauh lebih banyak.

Bagi kamu yang berada di Pulau Jawa dan berencana mudik dengan mengendarai mobil bersama keluarga melalui Tol Trans Jawa, berikut ini sejumlah strategi anti-macet yang bisa kamu terapkan:

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil atau Pakai Bus? Simak 13 Poin Penting Berikut Ini!

  1. Pahami Pola Kemacetan Mudik Lebaran

Umumnya puncak arus mudik biasanya terjadi H-3 sampai H-2 sebelum Lebaran.
Pola umum yang didapatkan dari data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan pola seperti berikut ini:

  • H-5 hingga H-4: mulai padat;
  • H-3: sangat padat;
  • H-2: puncak kemacetan;
  • H-1: mulai berkurang karena banyak orang sudah sampai tujuan.

Untuk arus balik biasanya H+3 sampai H+5.

  1. Waktu Keberangkatan Paling Aman

Waktu keberangkatan adalah kunci. Berikut ini waktu-waktu terbaik yang bisa kamu manfaatkan:

  • Berangkat sangat pagi (01.00–04.00)
    Pros: lalu lintas masih sepi, truk lebih sedikit, udara lebih dingin, sehingga mesin lebih stabil

Cons: Sopir harus cukup tidur sebelumnya.

  • Berangkat siang menjelang sore (13.00–16.00)
    Pros: Banyak pemudik sudah berhenti untuk istirahat dan rest area mulai kosong.

Cons: Ada kemungkinan bertemu kepadatan di malam hari.

Waktu yang sebaiknya dihindari

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: kompas.com, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X