Dampak Setiap Keputusan Politik Akan Dirasakan Semua Warga, Masih Enggan Ikut Pemilu 2024?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 20 Maret 2023 | 10:06 WIB
Anggota KPU August Mellaz menegaskan, keliru kalau anak-anak muda yang menganggap politik sebagai hal luar biasa. (Dok. JPP)
Anggota KPU August Mellaz menegaskan, keliru kalau anak-anak muda yang menganggap politik sebagai hal luar biasa. (Dok. JPP)

Artinya, pada saat itu akan muncul suatu kondisi di mana giliran anak-anak muda yang ada sekarang bakal mengambil keputusan.

Saat ini, pemilih muda yang jumlahnya 60 persen (17-39 tahun), mau tidak mau, suka tidak suka, harus ikut dan terlibat langsung dalam menentukan arah dan kondisi bangsa ke depan.

Itu sebabnya KPU menganggap upaya meyakinkan anak-anak muda kekinian untuk terlibat dalam Pemilu 2024 sangat penting. Tak lain karena itu semua dilakukan demi masa depan bersama.

"Sepenting apa pemilu ini bagi teman-teman muda?" tanya Mellaz.

Baca Juga: 7 Tips Tetap Segar dan Kuat Bekerja di Kantor Saat Bulan Puasa

Tetapi bagaimana dengan adanya banjir informasi yang mengakibatkan politisasi identitas, isu SARA, dan hoaks, yang semakin massif menjelang Pemilu 2024?

Kendala-kendala itu ternyata tidak mengkhawatirkan sama sekali bagi Mellaz. Wajar bila anak-anak muda sekarang dihadapkan pada kendala-kendala semacam itu.

Menurut Mellaz, anak-anak muda zaman dulu mendapatkan literasi dari membaca buku dan diskusi. Inilah yang membedakannya dengan karakter anak muda zaman sekarang.

"Sementara saat ini akses informasi bisa darimana saja. Itu bedanya," pungkasnya. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Podcast Kilat Media

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X