Tidak berlebihan jika Pesantren Inggris Assalam disebut dibangun dari hasil sumbangan banyak orang. Lahan lokasi pesantren ini di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, dibeli oleh Suzie Budiatni pada 2010.
Pada 2012, dirintis lah Pesantren Inggris Assalam. Salah satu bangunan di pesanten ini diberi nama New Zealand House karena merupakan sumbangan dari Kedutaan Besar Selandia baru untuk Indonesia.
Bangunan tersebut diresmikan Duta Besar David Taylor pada 25 September 2015, terdiri atas dua lantai, enam kamar, dan satu ruang pertemuan tanpa dinding.
Menurut Aang, Pesantren Inggris Assalam juga dibangun dari hasil sumbangan di jejaring media sosial Facebook.
“Update status mau bangun aula. Eh, ada yang nyumbang semen, kayu, keramik, genteng. Alhamdulillah sudah selesai,” katanya, seperti dikutip dari situs NU Online.
Alasan dijuluki Pesantren Inggris Assalam
Berbeda dengan pesantren lainnya, Pesantren Inggris Assalam hanya menerima 50 santri setiap tahunnya, yang terdiri atas anak usia SD dan SMP. Mengapa hanya sedikit santri yang diterima?
Kaviel bilang karena jika lebih banyak dari itu pengurus pesantren akan kesulitan mendampingi setiap anak. Padahal, anak usia SD dan SMP masih butuh pendampingan khusus.
Lalu, pesantren ini juga jadi lebih dikenal dengan nama Pesantren Inggris Assalam karena anak-anak sekolah yang berlokasi di sekitar Pasir Angin juga ikut belajar bahasa Inggris di sana.
Ada sekitar 30 anak SD, SMP, dan SMA yang mengikuti program bahasa Inggris di sana, sesuai dengan jadwal sekolah masing-masing.
Baca Juga: KPK Gelar Tas Mewah Milik Istri Rafael Alun Trisambodo sebagai Barang Bukti Dugaan Gratifikasi
Materi yang dipelajari di sana adalah speaking, pronunciation, dan grammar. Uniknya, selain mendatangkan pengajar WNA, para santri pesantren juga ikut menjadi pengajar, termasuk David saat dirinya masih sehat.
Menurut Naomi di unggahan Instagram-nya, doa dari para santri dan alumni Pesantren Inggris Assalam menjadi salah satu penyemangat David terus berjuang, sehat, dan bisa kembali berkunjung kesana.
“Terima kasih buat relasi pertemanan yang luar biasa dari teman2 di @tidaksekolah,” pungkasnya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Bukan Natal, Melainkan Paskah, Hari Raya Terpenting bagi Umat Katolik
Berapa Sendok Teh Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?
Biar Puasanya Kuat, Hindari Menyantap Makanan Ini Saat Sahur Ya!
Zaskia Sungkar Kasih Bocoran Mengapa Buka Warung di Kantor Selama Ramadhan
Mengapa Perusahaan Melakukan PHK Jarak Jauh Ketika Karyawan Sedang Bekerja dari Rumah?
Dalai Lama Minta Maaf Usai Video Minta Anak Lelaki Isap Lidahnya Jadi Viral