Kenali Level Bahaya Paparan Sinar UV dan Dampaknya pada Kulit dan Mata

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 25 April 2023 | 10:51 WIB
Ilustrasi: Indeks UV berguna untuk memberi informasi seberapa kuat sinar UV matahari dan apa dampaknya pada kita. (Freepik)
Ilustrasi: Indeks UV berguna untuk memberi informasi seberapa kuat sinar UV matahari dan apa dampaknya pada kita. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali meluncurkan peringatan seputar indeks UV di wilayah Indonesia untuk Selasa, 25 April 2023.

Suhu panas tinggi selama beberapa hari terakhir masih di Indonesia, di mana puncaknya terjadi pada pukul 10.00 hingga 11.00.

Pada pukul 11.00, Sulawesi, Maluku, sebagian wilayah Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua, berada di zona ungu atau risiko bahaya sangat ekstrem (level 11).

Baca Juga: Suhu Panas di Level “Ekstrem” pada Senin 24 April Pukul 10.00-11.00, Setelah Itu Berangsur Normal

Sisanya, yaitu Sumatera, Sebagian wilayah Kalimantan, Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan Sebagian Nusa Tenggara berada dalam zona merah atau risiko bahaya sangat tinggi (level 8-10).

Perlu kamu ketahui, bahwa pembagian zona ataupun level indeks UV ini sama sekali tidak bisa diabaikan. Tujuan dari indeks UV adalah memberi tahu kita seberapa kuat sinar UV matahari.

Semakin tinggi Indeks UV, semakin besar kekuatan sinar UV matahari dan semakin cepat kulit kita akan terbakar.

Sinar UV sebenarnya memiliki manfaat kesehatan dalam jumlah sedang, tetapi jika berlebihan bisa menyebabkan kulit terbakar, penuaan kulit, kerusakan DNA, melanoma, kanker kulit, imunosupresi, dan kerusakan mata, seperti katarak.

Oleh karena itu indeks UV dapat membantu kita memutuskan berapa lama waktu yang kita habiskan di bawah sinar matahari, dan perlindungan apa yang harus kita gunakan.

Skala Indeks UV

Sinar UV matahari dapat menjangkau seseorang melalui tiga cara: langsung dari matahari, tersebar dari langit terbuka, dan direfleksikan oleh lingkungan. Tingkat radiasi sinar ultraviolet tergantung pada sejumlah faktor.

Misalnya, tingkat radiasi sinar ultraviolet lebih tinggi antara jam 10.00 dan 16.00. Semakin dekat ke ekuator, semakin tinggi tingkat radiasi sinar ultraviolet. Semakin tinggi ketinggian, semakin tinggi pula tingkat radiasi UV.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,9 Terjadi di Mentawai-Siberut, Sempat Berpotensi Tsunami dan Buat Warga Mengungsi

Permukaan seperti air, pasir, salju, dan trotoar menyebar dan memantulkan radiasi UV, sehingga menyebabkan peningkatan tingkat radiasi sinar ultraviolet.

Agar kamu tidak terpapar bahaya radiasi sinar UV, ada baiknya kamu mengenal skala indeks UV seperti yang dikeluarkan oleh Environmental Protection Agency maupun BMKG.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: BMKG, Aimatmelanoma.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X