PejuangKantoran.com - Ada banyak alasan orang minum kopi hitam. Karena merasa lebih segar, lebih mudah bekerja dan mendapatkan inspirasi, atau hanya kebiasaan. Apa pun alasannya, kopi hitam ternyata memang baik untuk kesehatan.
Kopi hitam tidak hanya meningkatkan kognisi dan fokus dalam jangka pendek, tetapi juga bermanfaat bagi jantung, usus, dan otak dalam jangka panjang. Bahkan, minuman ini juga memiliki efek positif pada kesehatan metabolisme.
Namun, perlu diingat bahwa yang secara khusus dibicarakan di sini adalah kopi hitam, bukan jenis kopi lainnya.
Baca Juga: Kopi Hitam Bermanfaat untuk Otak, Tapi Bisa Bikin Pencernaan Bermasalah
“Menambahkan gula atau creamer dapat menyebabkan peradangan tubuh. Oleh karena itu, mengonsumsi kopi tanpa bahan tambahan lebih baik untuk hasil kesehatan yang lebih baik,” jelas spesialis kedokteran integratif Betsy Greenleaf, DO.
Jadi, kopi hitam memang secara keseluruhan sangat baik untukmu. Namun, jika kamu termasuk orang yang sensitif terhadap kafein, pastikan tubuh dapat mentolerirnya dan berhati-hati untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
Kapan waktu terbaik untuk minum kopi?
Jika kamu yakin tubuh bisa menerima kopi yang diminum, sekarang yang perlu diperhatikan adalah kapan waktu terbaik minum kopi agar bisa merasakan manfaatnya.
Menurut ahli diet integratif Jessica Cording, RD, waktu terbaik untuk minum kopi sangat bergantung pada alasan kamu meminumnya.
Jika kamu butuh sesuatu yang bisa membuat kamu merasa segar dan waspada saat bangun tidur, maka meminum kopi di pagi hari bisa sangat bermanfaat.
Baca Juga: Berapa Sendok Teh Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?
Namun, perlu diingat bahwa minum kopi saat perut kosong tidak cocok bagi sebagian orang, dan bisa menimbulkan masalah pada pencernaan. Jadi, mungkin sebaiknya kamu menunggu dan menikmati kopi saat sarapan.
“Ada yang berpikir lebih baik hanya minum kopi hitam sebelum makan apa pun, tetapi sebenarnya kopi tidak sama dengan sarapan.
“Pada dasarnya tidak masalah minum kopi hitam dengan perut kosong jika kamu baik-baik saja melakukannya. Ini karena setiap orang berbeda dalam hal apa yang dibutuhkannya,” kata Jessica.
Beberapa ahli kesehatan, seperti ahli saraf Andrew Huberman PhD, menyarankan untuk menunda asupan kafein hingga setidaknya 90 menit setelah bangun tidur.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Imbau Pemudik Tunda Balik ke Jakarta, Cegah Penumpukan Kendaraan
Bisnisnya Mengalami Pertumbuhan, Namun Deloitte PHK 1.200 Karyawan. Apa Alasannya?
Cara Gampang Menulis Surat Pengantar Lamaran Kerja Pakai ChatGPT
Cuti Bersama Lebaran 2023 Sampai tanggal berapa?
Scarlett Johansson Umumkan Pensiun dari Marvel
Twitter Bikin Bingung, Centang Biru Twitter Seleb yang Sudah Meninggal