PejuangKantoran.com - Kasus penganiayaan David Ozora (17) yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo (20) masih jauh dari kata selesai. Rabu (3/5), lewat akun Twitter pribadinya, @seeksixsuck, ayah David, Jonathan Latumahina, mengunggah thread untuk “membongkar permainan mafia birokrat kemenkeu”.
“... Kali ini gue mau bongkar kelakuan rafael mafia birokrat kemenkeu mainin hukum seolah semua hartanya bisa membungkam kelakuan anaknya yang sudah berkali kali kena masalah tapi tiba2 beres,” tulisnya.
Jonathan bercerita, pada 20 Februari 2023 saat dirinya berada di RS Medika untuk mengurus David yang baru saja dianiaya, ia mengaku terus diikuti oleh orang-orang tidak jelas yang mengajaknya berdamai.
Saat itu, ia sudah mengira kalau pelaku penganiayaan anaknya merupakan “orang kuat” karena orang suruhannya berjumlah banyak.
Merasa kesal, ia akhirnya meneriaki orang-orang tersebut, “Lu siapa!!! lu angkatan???" (Karena badannya tegap2). Kasitau bosmu, nama gue jonathan dan gak akan ada damai."
Kejanggalan di Polsek Pesanggrahan
Setelah itu, Jonathan tiba-tiba dipanggil oleh petugas administrasi RS Medika yang mengatakan bahwa kartu asuransi Prudential miliknya tidak bisa digunakan karena melanggar satu klausul.
Setelah dicek, ternyata ada kronologi yang tidak bisa disetujui pihak asuransi, yaitu "Yang memulai perkelahian adalah david".
Pihak RS mengatakan bahwa yang menuliskan kronologi tersebut adalah pihak Polsek Pesanggrahan.
Kejanggalan lainnya adalah mobil sitaan berpelat nomor B 120 DEN—dibaca broden—yang berada di Polsek Pesanggrahan tiba-tiba hilang. Saat ditanya, mobil tersebut katanya dipakai untuk menjemput saksi.
“Mobil yang disita bisa buat jemput saksi?? Benarkah begitu secara hukum? Mobil disita dan bisa buat plesiran jemput saksi (yang sekarang udah masuk bui di agnes),” tulis Jonathan.
Hal itu juga ditanyakan oleh pengacara keluarga David, Mellisa Anggraini, MH. Ia meminta polisi bisa menjelaskan apa yang ada di dalam mobil, dan mobil sebagai barang bukti bisa sampai keluar dari kantor polisi.
Lebih anehnya lagi, saat mobil kembali ke kantor polisi, pelat nomornya sudah berubah. Dalam tweet-nya, pengurus GP Ansor ini juga mengunggah dua foto sebagai bukti.
Baca Juga: Guardians of The Galaxy Akhirnya Tayang di Indonesia: Jangan Lupa Nonton
Artikel Terkait
Fakta Choupette, Kucing Karl Lagerfeld yang Masih Sibuk Bekerja Jadi Model dan Bintang Instagram
Keluarga Perempuan yang Tewas Terjatuh dari Lift di Bandara Kualanamu akan Somasi 6 Perusahaan
Demi Memangkas Anggaran, General Motors PHK Ratusan Karyawan Kontrak
Seorang Karyawan Dipecat Karena “Terlalu Terorganisir”, Bisakah Perusahaan Melakukan Hal Tersebut?
Cara Membuat SKCK Offline dan Online untuk WNI dan WNA
Kris Dayanti Rela Tidak Makan Gorengan Demi Menjaga Vokalnya Tetap Prima