8 Perusahaan Indonesia Masuk Forbes Global 2000, dari BRI hingga Garuda

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 13 Juni 2023 | 12:00 WIB
Tahun ini, ada delapan perusahaan Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar  Forbes Global 2000. (Forbes)
Tahun ini, ada delapan perusahaan Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar Forbes Global 2000. (Forbes)

PejuangKantoran.com - Setiap tahun, Forbes merilis daftar perusahaan terbesar di dunia dalam Forbes Global 2000. Tahun ini, ada delapan perusahaan Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar tersebut.

Mereka adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), Telkom Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI), Bayan Resources, Adaro Energy, dan PT Garuda Indonesia (Persero).

Forbes Global 2000 ini menggunakan empat metrik dasar, mulai dari penjualan, keuntungan, aset, dan nilai pasar.

Baca Juga: 19 Bacaleg di Serang Dinyatakan Psikopat Usai Tes Kesehatan, Disebut karena Kurang Istirahat

Secara kolektif, seluruh perusahaan yang masuk ke dalam Forbes Global 2000 2023 menghasilkan pendapatan sebesar US$50,8 triliun, dengan keuntungan sebesar US$4,4 triliun, memiliki aset senilai US$231 triliun, dan kapitalisasi pasar sebesar US$74 triliun.

Data dihitung mengacu pada laporan keuangan perusahaan dalam 12 bulan terakhir, yang tersedia per 5 Mei 2023.

Berikut adalah profil singkat delapan perusahaan Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar tersebut.

1. BRI - Posisi 307
● Laba: US$3,45 miliar atau Rp51,3 triliun

Bank ini didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 16 Desember 1895. Baru setelah Indonesia merdeka, bank ini ditetapkan menjadi bank pemerintah dan diganti namanya menjadi BRI.

Pada 1992, bank ditetapkan sebagai sebuah persero yang seluruh sahamnya dipegang oleh pemerintah Indonesia. Pada 2003, pemerintah menjual 30% saham BRI sehingga bank ini resmi menjadi perusahaan publik dengan nama PT BRI (Persero) Tbk.

2. Bank Mandiri - Posisi 418
● Laba US$2,72 miliar atau Rp40,4 triliun

Bank Mandiri berdiri sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia pada 2 Oktober 1998.

Lalu, pada 31 Juli 1999, empat bank milik pemerintah Indonesia, yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia resmi digabungkan ke dalam bank ini.

Saat ini, Bank Mandiri memiliki 10 usaha. Mulai dari Bank Syariah Indonesia yang bergerak di perbankan prinsip syariah, hingga Mandiri Sekuritas di bidang investasi dan pasar modal.

3. BCA - Posisi 462
● Laba: US$ 2,93 miliar atau Rp43,6 triliun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Wikipedia, Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X