Ada Lagi, Penipuan di WhatsApp Menggunakan Fitur Voice Note. Benarkah Berbahaya?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 21 Juli 2023 | 14:32 WIB
Fitur voice note di Whatsapp kini disebut sebagai salah satu cara penipuan. (Twitter @txtdarionlshop)
Fitur voice note di Whatsapp kini disebut sebagai salah satu cara penipuan. (Twitter @txtdarionlshop)

PejuangKantoran.com - Penipuan online akhir-akhir ini semakin marak, salah satunya penipuan di WhatsApp. Kabar terbaru, fitur voice note di aplikasi berbalas pesan itu disebut sebagai salah satu cara penipuan.

Di akun Twitter menfess @txtdarionlshop, terdapat unggahan yang bertuliskan, "Waspada modus penipuan terbaru!!! Sekarang lagi rame banget yang ngebahas penipuan online berbentuk Voice Note (VN) ini loh guys.”

Unggahan tersebut menyertakan screenshot percakapan di WhatsApp yang sepertinya berasal dari online shop atau kurir paket.

Baca Juga: Terlanjur Klik atau Unduh File APK Penipuan? Langsung Antisipasi dengan Cara Ini!

Di dalam pesannya, tertulis si pengirim ingin mengirimkan paket dropship dalam bentuk cashless dan meminta si penerima pesan memberikan tanggapan informasi dengan mengunduh voice note yang dikirimkan.

Selamat pagi kak, saya ingin dropship dengan sistem cashless melalui whatsapp. Sebelum lanjut, mohon berikan tanggapan informasi dari voice note di bawah,” tulis pesan tersebut sambil melampirkan pesan suara untuk diunduh.

Nah, banyak yang menyebut ini merupakan modus baru penipuan di WhatsApp. Saat kita mengunduh voice note tersebut, maka penjahat bisa langsung membajak isi dalam ponsel pintar kita.

Benarkah seperti itu?

Penjelasan dari ahli siber

Bagi kamu yang takut atau cemas karena merasa pernah mengunduh voice note di WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal, jangan panik dulu.

Ternyata, kabar ini hanya sekadar misinformasi. Nyatanya, voice note yang dikirim adalah pesan suara biasa yang memang belum diunduh karena si penerima tidak mengaktifkan pengunduhan secara otomatis di WhatsApp Settings.

Menurut Alfons Tanujaya, pengamat siber dari Vaksincom, dari screenshot tersebut tidak ditunjukkan dengan jelas apakah ada file APK atau format lain yang mencurigakan.

Ia menjelaskan bahwa format file voice note sendiri bukan APK, melainkan .ogg. Jadi, sekalipun ada APK yang dipalsukan menjadi voice note, pesan tersebut tidak akan menjadi ancaman.

Baca Juga: Penipuan Berkedok Kerja “Freelance” Kembali Makan Korban, Pegawai PPSU Kehilangan Rp28 Juta

“Harusnya tak ada ancaman signifikan, sekalipun APK di-rename menjadi file voice note .ogg, file tersebut tidak akan bisa dijalankan karena sistem akan menggunakan media player untuk membuka file tersebut,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: twitter @alvinlie21, Twitter @txtdarionlshop, YouTube @Jabar Ekspres TV

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X