PejuangKantoran.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tampil memukau saat menghadiri acara Gala Dinner di KTT ke-43 ASEAN bersama para kepala negara ASEAN di Hutan Kota by Plataran, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (6/9/2023).
Justin Trudeau, yang baru saja berpisah dengan istrinya, Sophie Gregoire, hadir ditemani putra sulungnya, Xavier Trudeau. Bapak dan anak ini kompak mengenakan kemeja batik untuk menghadiri jamuan makan malam tersebut.
Baca Juga: Ini Dia Menu Gala Dinner KTT ke-43 ASEAN yang Disiapkan Tim Chef Arnold: Megah dan Bikin Ngiler!
Justin Trudeau tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang dengan kombinasi warna merah, hijau, dan kuning. Bagian depan kemejanya menampilkan motif tumpal yang khas. Atasan itu dipadukan dengan celana panjang hitam.
Sedangkan Xavier mengenakan kemeja batik lengan pendek yang lebih kasual, dengan warna dasar krem dan corak warna hijau. Remaja berusia 16 tahun itu mengenakan celana warna khaki.
Makna tumpal pada batik
Dalam jamuan makan malam tersebut, diketahui seluruh kepala negara yang hadir mengenakan batik. Banyak dari mereka yang mengenakan batik dengan motif tumpal, hanya saja dengan pola dan warna yang berbeda.
Hal ini menimbulkan dugaan, batik tumpal adalah motif khas Betawi, mengingat Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengenakan baju adat Betawi pada kesempatan yang sama.
Mengutip Bahankain.com, yang dimaksud tumpal adalah bentuk geometris segitiga sama kaki yang disusun sejajar dilengkapi aksen dekoratif sebagai isian (isen-isen).
Tumpal sendiri merupakan aksen yang aslinya terdapat pada bagian pinggir kain batik pesisir. Corak ini menjadi ciri khas, sekaligus pembeda antara batik yang berkembang di daerah pesisiran dan batik keraton.
Baca Juga: Pangeran Tampan Abdul Matten Temani Sultan Brunai di KTT ke 43 ASEAN, Netizen Heboh
Kata tumpal berasal dari bahasa Jawa yang artinya "pucuk" atau "ujung". Menurut sejarah, motif tumpal sudah ada sejak zaman kerajaan di Indonesia.
Makna tumpal pada batik ini mengandung konsep kesatuan kosmos, mikrokosmos (manusia), makrokosmos (semesta), dan metakosmos (alam lain) dari sifat keduniaan menuju ketuhanan.
Ada pun pola segitiga merujuk pada tata kehidupan manusia yang selaras dengan alam dan punya sudut pandang lebih baik dalam hal ketuhanan.
Dengan demikian, makna tumpal pada batik juga mengajarkan untuk hidup seimbang.