PejuangKantoran.com - Saat ini, jika bicara tentang tes DNA, mungkin kamu langsung teringat dengan kasus Denny Sumargo yang dicurigai memalsukan hasil tes DNA-nya oleh DJ Verny Hasan.
Saking ramainya kasus pertikaian antara Denny Sumargo dan DJ Verny Hasan tersebut, Dr. Richard Lee sampai menghadirkan Dokter Forensik dan Medical Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Ade Firmansyah di kanal YouTube-nya, @dr. Richard Lee, MARS.
Namun, Dr. Ade mengatakan bahwa sangat kecil kemungkinan hasil tes DNA untuk dimanipulasi. Alasan paling utamanya adalah karena tes harus dilakukan oleh laboratorium dan rumah sakit yang berkompeten dan terstandar sertifikasinya.
Bahkan, pihak yang melakukan tes DNA harus sudah terakreditasi ISO 17205 untuk memastikan hasilnya independen dan terpercaya.
Sebenarnya, apa itu tes DNA, apa saja kegunaannya, dan benarkan tes ini bisa dipalsukan hasilnya?
Penjelasan tentang tes DNA
DNA atau deoxyribonucleic acid adalah molekul yang menyimpan semua informasi genetik dan membawa instruksi untuk fungsi tubuh. Dari DNA inilah dapat ditentukan jenis rambut, warna kulit, dan sifat-sifat khusus dari tubuh manusia.
DNA diwariskan dari kedua orangtua di dalam tubuh setiap orang dan berbeda-beda. Bahkan, anak kembar pun memiliki DNA yang berbeda.
Setiap orang memiliki DNA yang berbentuk double helix atau rantai ganda, yang setiap rantainya diturunkan dari ayah dan ibu.
Seperti namanya, tes DNA merujuk kepada tes genetik yang dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan pada gen, kromosom, atau protein dalam tubuh. Pengujiannya tentu saja melibatkan pemeriksaan DNA.
Baca Juga: Pemerintah Resmi Melarang TikTok Jalankan Bisnis Media Sosial dan e-Commerce Sekaligus!
Fungsi tes DNA
Dalam kasus Denny Sumargo, tes DNA berfungsi untuk mengetahui garis keturunan seorang anak. Seperti diketahui, DJ Verny Hasan menantang Denny melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa ia adalah ayah dari anak yang dilahirkannya 10 tahun silam.
Pada tahun 2019, Denny Sumargo telah memenuhi tantangan DJ Verny untuk melakukan tes DNA di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, yang hasilnya membuktikan bahwa Denny bukan ayah kandung dari anak tersebut.