Sementara untuk sikat gigi juga bisa digunakan, tetapi prosesnya akan lebih sulit dilakukan.
Pada anak-anak, biasanya sampel diambil dari usapan selaput lendir pipi. Sementara orang dewasa lewat darah, lebih tepatnya sel darah putih karena sel darah merah tidak memiliki inti sel.
Setelah itu sampel dikirim ke laboratorium untuk dilakukan tes dan perlu diisolasi atau diekstraksi. Lalu, dilakukan penentuan konsentrasi DNA, penggandaan DNA, dan pemisahan molekul DNA.
Baca Juga: Ini 4 Bahasa Tubuh Orang yang Tak Bisa Dipercaya, Menurut Penelitian
Setelah molekul DNA dipisahkan, barulah profil DNA antara anak dan orangtua dapat dibandingkan.
Hasil tes DNA bisa didapatkan selama sekitar 12 – 14 hari. Namun, dalam keadaan darurat, hasilnya bisa didapatkan dalam waktu satu hari.
Selama proses tersebut, harus dilakukan dokumentasi dan pelabelan, serta diperlukan saksi untuk mengawasi.
Selain itu, akses masuk dan keluar ke laboratorium juga sangat ketat sehingga tidak sembarang orang bisa masuk. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Mau Killing Time Usai Jam Kerja? Main VR Hologate atau Bowling Lintasan Pendek Bakal Seru Nih!
Jangan Mau Kalah, Begini Cara Supaya Lamaran Pekerjaanmu Lebih Menonjol dari Kompetitor Lain!
Sebelum Mengudara sebagai Radio Pertama di Indonesia, RRI Dulunya Radio Jepang Hoso Kyoku
Bank Indonesia Buka Penerimaan Pegawai Pangkat Asisten Manajer, Ini Cara Daftarnya!
Kerja 25 Tahun di Alexander McQueen, Desainer Kreatif Sarah Burton Resmi Resign
Niat Berjemur, Turis Lokal Malah Diusir dari Pantai yang Menghadap Sebuah Hotel di Bali