news

Lagu “Halo, Halo Bandung” Diduga Dijiplak oleh Malaysia dan Dijadikan Lagu Anak-Anak

Selasa, 12 September 2023 | 17:43 WIB
Beredar video lagu Hello Kuala Lumpur yang diduga menjiplak lagu perjuangan Halo Halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki. (Tangkapan layar YouTube/ Lagu Kanak TV)

Negara tetangga ini ndak punya ciri khas bisanya cuma curi identitas negara kita, harusnya ada tindakan sihh,” tulis akun @sun31__.

Sementara di Instagram, akun @fajar_diansyah.prima juga berkomentar “Tetangga emang suka kaya gitu...... yang kreatif kreatif itu memang Orang Indonesia.”

Lalu, akun @rizkarosadamayanti juga bilang, “Dikira lagu pop kali bisa di remake.”

Dilihat dari deskripsinya, kanal Lagu Kanak TV ini sudah ada sejak 27 September 2016 dan merupakan bagian dari Infinitum Network yang berkantor pusat di Hyderabad, Telangana, India.

Ternyata, jaringan konten tersebut juga memiliki kanal untuk penonton anak-anak Indonesia, seperti Lagu Anak Indonesia Balita, Lagu Anak TV, dan Lagu Anak Indonesia.

Sejarah lagu “Halo, Halo Bandung”

Sesuai dengan judulnya, "Halo, Halo Bandung" merupakan lagu perjuangan Indonesia yang menggambarkan semangat perjuangan rakyat kota Bandung dalam masa pascakemerdekaan pada 1946.

Lagu ini khususnya menggambarkan peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi pada 23 Maret 1946, yang diciptakan khusus oleh Ismail Marzuki.

Sebenarnya, versi awal lirik lagu ini menunjukkan ungkapan rasa rindu kepada orang yang dicinta, bukan dimaksudkan sebagai lagu perjuangan.

Baca Juga: Niat Berjemur, Turis Lokal Malah Diusir dari Pantai yang Menghadap Sebuah Hotel di Bali

Namun, setelah peristiwa Bandung Lautan Api, Ismail terinspirasi untuk mengubah dua baris terakhir dari lirik lagu "Hallo Bandung" menjadi lebih patriotis dan membakar semangat perjuangan.

Setelah itu, lahirlah lagu "Halo, Halo Bandung" yang dikenal menjadi salah satu lambang perjuangan kemerdekaan Indonesia melawan penjajah.

Dengan latar belakang sejarah seperti itu, rasanya tidak pantas jika ada pihak yang menjiplak lagu “Halo, Halo Bandung” dan menjadikannya sebagai lagu anak-anak, seperti yang dilakukan Malaysia. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini