news

Potensi Gempa dan Tsunami Setinggi 34 Meter di Pulau Jawa, BMKG Gencar Lakukan Sosialiasi

Rabu, 4 Oktober 2023 | 07:00 WIB
Ilustrasi: Penyebab potensi tsunami 34 meter di selatan Jawa berkaitan dengan tingkat kegempaan yang tinggi di dalam dan sekitar Jawa Barat dan Sumatera. (Freepik/Vecstock)

Hal ini konsisten dengan prediksi para peneliti untuk kejadian gempa Magnitudo 8,9 karena sebenarnya magnitudo hanyalah salah satu faktor dalam menentukan ketinggian maksimum tsunami.

"Dengan demikian, perkiraan ketinggian tsunami kami lebih tinggi dari studi sebelumnya yang mengasumsikan magnitudo gempa yang sama," ujar para peneliti.

Antisipasi dampak gempa dan tsunami, BMKG lakukan SLG

Sebagai salah satu peneliti, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati tentu saja terus menggalakkan sosialisasi mengenai kemungkinan terjadinya gempa dan potensi tsunami 34 meter di Pulau Jawa.

Ia menegaskan pihaknya akan terus melakukan sekolah lapang gempabumi dan tsunami (SLG) di seluruh penjuru Indonesia. Menurutnya, literasi kebencanaan masyarakat harus terus ditingkatkan dan dilakukan secara berkelanjutan.

Hal ini berguna untuk meminimalkan risiko gempabumi dan tsunami yang mengintai banyak wilayah pesisir Indonesia.

Dwikorita menekankan bahwa literasi kebencanaan masyarakat harus diperkuat, yang membutuhkan sinergi dan kerja sama pentahelix, yaitu pelibatan pemerintah, pakar atau akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media massa.

Selain itu, pemerintah daerah di sepanjang selatan Jawa juga harus terus meningkatkan kesiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya gempa bumi dan potensi tsunami 34 meter.

Baca Juga: 95% NFT di Dunia Sudah Tak Ada Harganya, Ini Pro Kontra NFT untuk Investasi!

Salah satunya, Kabupaten Kebumen yang menjadi salah satu zona potensi gempa dan tsunami di Indonesia karena posisinya yang berhadapan langsung dengan zona megathrust selatan Jawa.

Gelombang tsunami di sana diperkirakan mencapai 14 – 18 meter dengan waktu tiba di pesisir pantai sekitar 38 – 46 menit.

Sementara dampak guncangan akibat gempa diperkirakan mencapai VII-VIII MMI, atau guncangan yang kuat hingga sangat kuat, yang dapat mengakibatkan kerusakan sedang hingga berat. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini