news

Waspada, Setelah Penipuan Berkedok Cinta Kini Ada Penipuan Berkedok Perusahaan Multinasional

Minggu, 29 Oktober 2023 | 17:00 WIB
ilustrasi cinta atau jatuh cinta? (unsplash)

● Mereka tidak pernah berasal dan menetap di kota yang sama dengan Anda. Penipu online cenderung berbasis di luar negeri.

Atau, dalam skenario yang jarang terjadi, mereka akan selalu melakukan banyak perjalanan bisnis atau ditempatkan sementara di luar negeri untuk bekerja. Mereka selalu sibuk dan tidak dapat mengatur pertemuan dengan Anda.

● Jika orang yang dijodohkan dengan Anda terlalu cantik, seperti supermodel, Anda bisa menggunakan Google Reverse Image Search untuk mengecek keaslian foto-foto tersebut! Banyak penipu yang sering menggunakan foto-foto model secara online untuk berpura-pura seolah-olah foto tersebut adalah foto mereka.

Baca Juga: Festival Jajanan Bango 2023 atau FJB 2023 di Jakarta, Berani Nikmati 150 Kuliner Khas Nusantara

● Saat kencan pertama, temuilah di tempat umum, seperti mal atau restoran, pada siang hari. Biasanya, penipu menghindari tempat umum karena mereka takut ada orang yang mengenali mereka.

Jika pasangan Anda menghindari bertemu dengan Anda di tempat umum, Anda bisa mulai menaruh kecurigaan pada mereka.

Bertemu dengan seseorang yang tidak Anda kenal di tempat umum, terutama pada siang hari, akan memberi Anda keuntungan berupa keamanan karena Anda bisa meminta bantuan kapan pun Anda merasa membutuhkannya.

● Beritahu teman Anda bahwa Anda akan pergi berkencan, kapan, di mana, dan dengan siapa Anda akan bertemu.

Berikan informasi spesifik kepada orang yang Anda percayai saat Anda akan pergi berkencan dengan seseorang yang Anda kenal melalui aplikasi kencan.

Kirimkan live location, nomor telepon, dan detail spesifik lainnya tentang kencan tersebut. Mempersiapkan kencan yang aman lebih baik daripada lengah.

Bentuk penipuan baru muncul: penipuan e-mail di perusahaan multinasional! Penipu yang mengetahui bahwa perusahaan berlokasi di berbagai negara berbeda.

Mereka bermain dengan jarak untuk menipu para karyawan. Dengan metode komunikasi utama yang digunakan perusahaan multinasional rata rata bersifat online, maka sangat mudah untuk menargetkan perusahaan multinasional dengan penipuan jenis ini.

Oleh karena itu, mereka berpura-pura menjadi CEO perusahaan besar dan menggunakan tekanan psikologis pada karyawan. Dengan demikian, mereka akan langsung menuruti perintah tanpa menindaklanjuti kebenarannya terlebih dahulu. 

Berikut ini beberapa tips untuk mencegah penipuan bagi perusahaan dan karyawannya:

1. Selalu mencari tahu dan membagikan informasi terkini - Pertahanan terbaik dari sebuah penipuan adalah pengetahuan.

Halaman:

Tags

Terkini