news

9 Istilah di Dunia Kerja yang Sempat Jadi Tren di TikTok pada 2023

Kamis, 28 Desember 2023 | 22:09 WIB
Ilustrasi: Istilah di dunia kerja yang jadi tren di TikTok berkaitan dengan kecenderungan karyawan Gen Z yang semakin memprioritaskan work life balance dibandingkan ambisi karir tradisional. (Unsplash/Critian Tarzi)

PejuangKantoran.com - Karyawan Gen Z dikenal senang memviralkan cara-cara baru untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Lalu mereka menggunakan TikTok untuk berbagi pembelajaran mereka.

Tren di TikTok ini paling sering terlihat di kalangan karyawan Gen Z yang semakin memprioritaskan work life balance dibandingkan ambisi karir tradisional. Mereka menuntut kendali dan fleksibilitas, selain gaji yang lebih besar dan tunjangan yang lebih baik.

Data dari perusahaan perangkat lunak Workamajig mengungkapkan tren di TikTok yang berkaitan dengan istilah di dunia kerja. Dari quiet quitting hingga Bare Minimum Mondays, berikut adalah 10 istilah di dunia kerja yang menjadi tren di TikTok selama 2023.

Baca Juga: Career Cushioning, Tren Dunia Kerja yang Disebut Bakal Ramai Terjadi pada 2024

1. Quittok – 34.7 miliar kali ditonton

Hashtag #QuitTok berisi video yang menampilkan karyawan sedang live-streaming saat melakukan pengunduran diri dari pekerjaannya. Tak disangka, cara pengunduran diri ini sempat menjadi tren di media sosial tersebut.

2. Rage apply – 15.4 miliar kali ditonton

Istilah ini menunjukkan tindakan seseorang yang mencari pekerjaan baru karena perasaan marah atau tidak puas.

Motivasi di balik kemarahan tersebut bisa bermacam-macam, misalnya tidak mendapatkan promosi, undervaluation atau kompensasi yang tidak memadai, atau ketidakpuasan secara keseluruhan dengan lingkungan kerja.

Baca Juga: Meski Kerap Berkeluh-kesah, Ternyata Ada Beberapa Hal yang Bikin Gen Z Puas Saat Bekerja

3. Quiet quitting – 1 miliar kali ditonton

Istilah ini merujuk pada karyawan yang menahan diri untuk tidak bekerja di luar jam operasional yang ditentukan, berkonsentrasi menyelesaikan tugas-tugas penting hanya selama hari kerja, dan menolak mengikuti tekanan "hustle culture".

4. Career cushioning – 59.1 juta kali ditonton

Di tengah gelombang PHK teknologi, banyak orang secara proaktif mencari peluang kerja yang memberikan pertumbuhan profesional dan stabilitas pribadi.

Selain meningkatkan keterampilan diri sendiri, para karyawan ini juga secara aktif memanfaatkan jaringan profesional mereka untuk menanyakan tentang lowongan pekerjaan dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki CV mereka.

Halaman:

Tags

Terkini