PejuangKantoran.com - Riset LinkedIn menunjukkan pekerja profesional di Singapura memilih industri baru saat beralih mencari pekerjaan baru.
"Pekerja profesional memilih industri baru ketimbang industri lama yang sudah mereka geluti sebelumnya," tulis hasil riset LinkedIn sebagaimana laman straitstimes.com edisi Jumat (19/1/2024).
Riset LinkedIn berlangsung sepanjang dua bulan yaitu pada November dan Desember 2023.
LinkedIn resmi merilis hasil riset itu pada Rabu (17/1/2024).
Setidaknya ada 1000 responden pada riset LinkedIn tersebut.
Para responden LinkedIn mayoritas adalah Gen Z dan Generasi Milenial dengan rentang usia antara 18 tahun sampai dengan 77 tahun.
Pekerja profesional
Hingga awal 2024, Singapura mengalami perlambatan ekonomi.
Tak cuma itu, pasar tenaga kerja di Singapura susut jumlahnya.
Padahal, kebanyakan pekerja profesional di Singapura mengharapkan kenaikan gaji demi keseimbangan kesejahteraan hidup mereka.
Ketersediaan lapangan kerja di Singapura sepanjang Maret 2022 adalah 126000 pekerjaan.
Tapi, saat kuartal ketiga 2023, jumlah ketersediaan lapangan kerja di Singapura tinggal 78400 pekerjaan.
LinkedIn mencatat bahwa lapangan kerja di Singapura kebanyakan berbasis teknologi digital.