“Aku lebih suka manual krena kalau lewat auto gate paspornya nggak distempel. Yang sistem manual jangan dihapus ya. Aku suka koleksi stempel soalnya. Stempel2 itu adalah kenangan untuk traveler, kita bisa mengingat tanggal keluar masuk negara dari stempel2 itu,” ujar akun @billybackpacker di Instagram.
“… stempel tanggal keluar masuk itu penting, kadang suka ditanya2 history 10thn yg lalu kemana aja..biasanya ditanya kalo mau apply tourist visa utk US atau UK, nah kalo salah isi di reject application nya..,” sambung @shoffieasyofia.
Ada juga yang mengeluhkan face recognition yang ternyata masih sering error.
“Udah bbrp kali pake, msh suka ga kebaca alias hrs dicb bbrp kali br bs.. msh perlu di perhatikan..,” kata @deslin_mendrofa.
Hm…. Semoga saja sistem autogate ini segera lancer pelaksanaannya, dan bisa merata penggunaannya di berbagai bandara.