Di bidang kebijakan investasi, butuh pengkajian ulang insentif seperti tax holiday dan diskon royalti untuk mencegah over-investasi smelter, dan fokus pada kebijakan pelarangan ekspor barang mentah.
Terakhir, di bidang pemilihan fokus hilirisasi, rekomendasinya mencakup pembuatan skala prioritas hilirisasi berdasarkan kesiapan industri dan komoditas, serta pengembangan industri daur ulang limbah baterai.
Rekomendasi tersebut ditujukan untuk menghadapi sejumlah tantangan dari proses hilirisasi pertambangan saat ini.
Pertama, adanya risiko deforestasi, konflik sosial, serta kerusakan lingkungan.
Kedua, implementasi pengelolaan limbah ramah lingkungan dan menjamin kesehatan masyarakat.
Ketiga, keterlibatan komunitas dan masyarakat lokal.
Keempat, Ketersediaan tenaga kerja lokal yang terampil.
Terakhir, tindakan korupsi dan kemunculan mafia tambang.