Arsjad menegaskan bahwa event ini selalu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi. UMKM bisa melayani massa yang membludak di setiap Hajatan Rakyat, baik di Bandung, Sidoarjo, Medan, Yogyakarta, Cirebon, Ambon, Makassar, Malang, dan lain-lain.
“TPN Ganjar-Mahfud percaya bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi rakyat, yang harus diuntungkan selama pelaksanaan pesta demokrasi.
Baca Juga: Prabowo Sebut Program Makan Siang Gratis Akan Bantu Berdayakan Petani
“Ini bentuk komitmen Ganjar-Mahfud meningkatkan peran UMKM di ekonomi nasional, agar uangnya balik ke rakyat, ke kantong rakyat, sehingga hajatan rakyat ini benar-benar dari rakyat untuk rakyat,” urai Arsjad.
Arsjad juga menegaskan bahwa Hajatan Rakyat merupakan momen penting untuk membangun semangat kebersamaan, semangat gotong royong, dan “sat set” untuk Indonesia lebih baik.