PejuangKantoran.com - Saat Prabowo Subianto menghadiri kampanye akbar Partai Demokrat di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Kamis (1/2/2024), muncul mantan prajurit Kopassus bernama Asmujiono.
Asmujiono mengikuti pendidikan Kopassus tahun 1993, dan lulus setahun setelahnya. Ia tercatat mendapatkan tugas pertama di wilayah Timor Timur.
Baca Juga: ORI025 dengan Imbal Hasil 6,25 Persen Sudah Bisa Dipesan per 29 Januari Mulai Rp1 Juta
Dalam kampanye akbar itu, Asmujiono menyebut Prabowo sebagai sosok yang selalu mendorong kesempatan bagi kaum muda. Ia sama sekali tidak meragukan kemampuan Prabowo.
"Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih, yang pertama, Bapak memberikan kesempatan pada saya anak muda untuk bisa meraih cita-cita," tutur Asmujiono.
Ia pun menyatakan dirinya merupakan saksi hidup atas langkah-langkah Prabowo yang selalu mengedepankan kepentingan negara.
"Jadi kalau ada yang bertanya apa prestasi Prabowo, saya ini pelaku dan saksi hidup beliau," ungkap warga asli Malang ini.
Baca Juga: Sebut Prabowo Sahabat Lamanya, SBY: Putra Terbaik Bangsa Itu Ada Di Sini!
Pada perjalanan kariernya, Asmujiono mendapatkan pengalaman berharga, yakni bergabung dalam Tim Everest 1997. Tim ini dibentuk untuk menjalankan misi pengibaran bendera merah putih pertama di Puncak Everest melalui arahan Prabowo.
Prabowo, yang saat itu menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, memberinya kesempatan mendaki puncak tertinggi di dunia tersebut.
"Bisa mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia, Mount Everest. Mau menunjukkan ke dunia bahwa orang Indonesia bisa," seru Asmujiono, yang kemudian menjadi pengibar bendera merah putih pertama di Puncak Everest.
Asmujiono juga sempat menyinggung program perbaikan gizi melalui pemberian susu gratis yang saat ini tengah digaungkan paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Deutsche Bank Bakal PHK 3.500 Karyawan untuk Meningkatkan Profit
Menurutnya, program itu betul-betul efektif bagi tumbuh kembang anak. Asmujiono mengaku telah mempraktikkan langkah itu pada anaknya, atas arahan Prabowo.
"Program susu itu antara lucu atau tidak. Saya dulu sempat ketawa karena kata Bapak (Prabowo), 'Mas Mujiono, kamu pendek, istrimu pendek, nanti anakmu pendek'," kata Asmujiono menirukan pertanyaan Prabowo.