news

Komandan Tim Komunikasi TKN, Prabowo-Gibran Janji Jamin Kesejahteraan Petani dan Nelayan

Jumat, 2 Februari 2024 | 23:18 WIB
Budisatrio Djiwandono jelaskan program Prabowo Gibran untuk petani dan nelayan ( dok: Tim Komunikasi TKN)

 

 

PejuangKantoran.com - Jelang debat Pilpres terakhir pada 4 Februari 2024 mendatang, Komandan Tim Komunikasi Bravo TKN Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono menggarisbawahi komitmen paslon tersebut untuk menjamin kesejahteraan petani dan nelayan Indonesia. 

“Sesuai dengan yang juga sudah disampaikan Pak Prabowo, TKN Prabowo Gibran juga akan terus menyampaikan lagi bahwa kesejahteraan petani dan nelayan harus menjadi tanggung jawab pemerintah. Ini tidak bisa diserahkan kepada mekanisme pasar,” kata Budisatrio  Kamis (1/2). 

“Di visi misi Prabowo Gibran bisa di-cek program prioritas no.12, Asta Cita ke-2 bagian 2 Swasembada Pangan dan bagian 8 tentang Ekonomi Biru. Ini didedikasikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan kita." 

Hal pertama yang dilakukan adalah menghapus kredit-kredit macet di tingkat petani dan nelayan kecil. 

Baca Juga: Menyutradarai Satu Episode Series CKCKCK, Luna Maya Mengaku Butuh Penyesuaian Lagi

“Hal yang pertama dilakukan adalah pemutihan utang. Prabowo Gibran akan menghapus kredit-kredit macet dari petani dan nelayan kecil. Beban mereka harus diangkat terlebih dahulu, agar kemudian bisa lebih bisa berusaha untuk kesejahteraan mereka.” 

Selanjutnya, kesejahteraan petani adalah menjamin ketersediaan pupuk, kepemilikan lahan dan menjamin harga panen dari petani. 

“Kartu Tani yang sekarang bermasalah, terutama Jawa Tengah, dalam akan kita evaluasi total demi menciptakan akses langsung pupuk dan benih kepada petani. Kredit kepemilikian lahan juga akan kita kembangkan agar petani memiliki lahannya sendiri.”

“Yang penting juga adalah jaminan harga panen dan penurunan biaya produksi. Kita akan menjamin harga pembelian pemerintah dari panen harus memberikan minimal sekali 30 persen keuntungan. Soal biaya produksi, Prabowo Gibran  juga akan menurunkan bunga bank bagi yang membutuhkan kredit modal, serta penjaminan ketersediaan pupuk, obat, dan pestisida harus langsung ke petani. Jangan banyak perantara, " lanjutnya. 

Baca Juga: 2050, Jumlah Kasus Kanker di Dunia Naik hingga 77 Persen, 4 Hal Jadi Pemicu

Terkait  kesejahteraan nelayan, Budisatrio menjelaskan bahwa hampir semua fasilitas kesejahteraan sosial untuk petani juga tersedia untuk nelayan. 

“Selain semua kartu kesejahteraan sosial yang sama dengan petani, nelayan secara khusus juga mendapatkan kredit usaha nelayan dan kredit usaha pesisir. Selain itu juga akan ada fasilitas cold storage  di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk menyimpan hasil tangkapan nelayan.” jelasnya. 

Halaman:

Tags

Terkini