Publik mengetahui penyakit Raja George VI dari telusuran-telusuran para sejarawan.
Menurut ahli penulis buku "Charles The Passions and Paradoxes of Improbable Life", Sally Beddel Smith, kebijakan Buckingham Palace mengumumkan tentang kondisi kesehatan Raja Charles III adalah semacam pembaruan atau lompatan sejarah dan tradisi Kerajaan Inggris.
Masyarakat Inggris percaya, sosok Raja Charles III ada di belakang lompatan tradisi dan sejarah tersebut.
20 tahun silam, Istana Buckingham, kata mantan Sekretaris Media Kerajaan Inggris Simon Lewis, dikenal dengan informasi minim dan pernyataan singkat dalam publikasi mengenai kondisi raja atau ratu atau anggota keluarga Kerajaan Inggris.