PejuangKantoran.com - Jumat (9/2/2024), orang kantoran rata-rata sedang cuti bersama karena tanggal tersebut diapit tanggal merah peringatan Isra Miraj (8/2/2024) dan Hari Raya Imlek (10/2/2024).
Jadi bisa dibayangkan bagaimana padatnya situasi Pasar Cihapit di Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, tadi pagi. Sebab, pasar ini selain menjual barang kebutuhan pokok, juga menjadi salah satu pusat kuliner di Kota Bandung.
Situasi menjadi makin ramai ketika Gibran blusukan ke Pasar Cihapit. Cawapres nomor urut 2 itu mengunjungi pasar yang buka sejak pukul 03.00 pagi dan menyempatkan diri membeli bahan pokok seperti sayuran dan bawang.
Baca Juga: Prabowo Tepati Janji Kirim Skuad Garuda ke Akademi Sepakbola Terbaik di Dunia
Meskipun ramai, suasana pasar sebenarnya tenang. Situasi mebndadak heboh ketika muncul Gibran blusukan ke Pasar Cihapit. Para ibu, baik pedagang maupun pengunjung, berebut foto bersama dan bersalaman dengan Gibran.
Namun, Gibran menghadapi hiruk-pikuk itu dengan tenang. Ia melayani satu per satu warga yang minta foto bersama.
Di tengah ramainya warga yang minta foto bersama, Gibran perlahan berjalan menyapa pedagang dan membeli barang dagangan mereka.
Iin, pedagang di Pasar Cihapit, mengatakan Gibran sempat menanyakan harga cabai dan sayuran. Iin menjelaskan, saat ini harga bawang turun. Sedangkan harga cabai cenderung naik.
“Tadi Mas Gibran beli tiga kilogram mentimun. Harganya lagi naik sekarang,” kata Iin.
Baca Juga: Relawan Shaff Prabowo-Gibran 1930 Bertekad Menangkan Paslon 02 dalam Pemilu Satu Putaran
Iin mengaku senang Gibran belanja di warungnya. Dia berharap jika Gibran menjadi pemimpin ke depan bisa menstabilkan harga bahan pokok.
Panji, pedagang yang juga ditemui Gibran, mengatakan, pria asal Solo itu sempat menanyakan soal harga. Dia mengatakan, harga bahan pokok sebagian naik, seperti gula.
“Kami berharap harga bisa normal. Sekarang harga gula Rp16 ribu. Sebelumnya Rp14 ribu. Kami pedagang kecil, harga naik Rp1.000 saja sudah pengaruh,” ujar Panji.
Ngomong-ngomong, mas Gibran belanja timun sampai 3 kilogram untuk masak apa sih?