PejuangKantoran.com - Generasi Z atau Gen Z di luar negeri tidak hanya sekolah tapi persiapkan dapat pekerjaan.
"Generasi Z atau Gen Z di luar negeri juga mempersiapkan diri untuk hidup di negara itu," tulis newsstraits.com edisi 18 Februari 2024 yang mempublikasikan survei terkini tentang Generasi Z yang yang bersekolah di luar negeri atau studi abroad.
Gen Z menurut survei Open Doors 2023 menyiapkan jaringan dan peluang kerja menggunakan media sosial yang mereka ikuti.
Survei itu juga menyebut bahwa soal studi abroad, Gen Z mencoba peluang bekerja paruh waktu sembari kuliah di berbagai tempat kerja semisal di convenience store.
Selain untuk mendapatkan uang saku tambahan, Generasi Z yang bekerja paruh waktu, contohnya di convenience store mempelajari peluang mendapatkan pekerjaan dan tempat tinggal tetap.
Generasi Z adalah generasi yang lahir dalam kurun waktu 1997 hingga 2012.
Sebagai catatan, niat studi abroad Generasi Z atau Gen Z mulai kembali menanjak animonya selepas pandemi Covid19 tiga tahun silam.
"Animo mahasiswa asing yang ingin studi abroad ke Amerika Serikat, khususnya dari Generasi Z meningkat," kata hasil survei Open Doors 2023.
Studi abroad
Generasi Z atau Gen Z, terkait dengan studi abroad memiliki pasokan informasi luas dan lengkap dari jaringan media sosial yang mereka ikuti.
"Dari situ, Generasi Z atau Gen Z memilih bidang-bidang kuliah untuk studi abroad," kata survei itu.
Lantas, hasil survei American Express Travel menunjukkan berbagai negara untuk studi abroad.
Setidaknya Generasi Z banyak menyasar Amerika Serikat atau AS, Inggris, dan Australia untuk studi abroad.
Di Asia, dua negara yakni Jepang dan Korea adalah sasaran studi abroad kaum Generasi Z.