Bagian ini pula biasanya paling sering terkena air lantaran perempuan Muslim sering berwudhu sebagai syarat penting sebelum shalat.
Tak hanya itu, bagian mukena yang bersentuhan langsung dengan bulatan raut wajah rentan terkena cemaran keringat penggunanya.
Lantas, bagian kedua mukena yang cenderung kotor adalah bagian pinggang berupa lingkaran karet.
"Ini juga gampang kotor," kata Mardiyah, pemilik akun IG atau Instagram @omahcolet itu.
"Kedua bagian mukena tadi dicuci dengan cara dikucek tangan menggunakan sabun cuci," ujar Mardiyah.
Mardiyah tidak menyarankan mukena dicuci menggunakan mesin cuci.
Lanjut, mukena yang sudah dicuci digantung menggunakan gantungan dengan cara diangin-anginkan tanpa harus dijemur di bawah paparan sinar matahari.
"Mukena cukup diangin-anginkan saja," pungkas Mardiyah.