PejuangKantoran.com - PT Taspen (Persero) memastikan bahwa pencairan gaji ke-13 bagi pensiunan aparatur sipil negara (ASN) akan mulai dilakukan pada 2 Juni 2026. Penyaluran dana ini akan dilakukan secara bertahap melalui 46 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pencairan Dimulai Awal Juni
Taspen menyampaikan bahwa pembayaran gaji ke-13 telah dijadwalkan sesuai ketentuan pemerintah dan mulai disalurkan pada awal Juni. Skema ini mengacu pada regulasi yang menetapkan bahwa gaji ke-13 dibayarkan paling cepat pada bulan Juni setiap tahunnya.
Proses pencairan akan dilakukan bertahap, sehingga waktu masuknya dana ke rekening penerima dapat berbeda tergantung bank atau mitra bayar masing-masing pensiunan.
Melibatkan 46 Mitra Bayar
Untuk memperlancar distribusi, Taspen bekerja sama dengan 46 mitra bayar, termasuk bank dan lembaga keuangan yang selama ini menjadi kanal penyaluran dana pensiun.
Kerja sama ini bertujuan memastikan proses pembayaran berjalan lebih cepat, tepat waktu, dan menjangkau seluruh penerima di berbagai daerah tanpa kendala berarti.
Baca Juga: Stres akibat Belum Dapat Pekerjaan Baru Bikin Para Pencari Kerja Terjebak 'Doomjobbing'
Komponen Gaji ke-13
Gaji ke-13 bagi pensiunan mencakup beberapa komponen utama, di antaranya pensiun pokok, tunjangan keluarga, serta tunjangan pangan. Besaran yang diterima setiap pensiunan berbeda, tergantung pada golongan dan hak masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak Ada Perubahan Jadwal Utama
Meski terdapat berbagai spekulasi mengenai waktu pencairan, pemerintah menegaskan bahwa jadwal utama tetap mengacu pada aturan yang berlaku, yaitu paling cepat bulan Juni. Dengan demikian, pencairan 2 Juni menjadi salah satu implementasi awal dari ketentuan tersebut.
Baca Juga: Susah Fokus Saat Kerja? Ini 6 Cara agar Tetap Produktif Sepanjang Hari
Pencairan gaji ke-13 pensiunan pada 2026 dipastikan mulai dilakukan 2 Juni melalui PT Taspen dan 46 mitra bayar. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan tambahan penghasilan bagi pensiunan untuk membantu kebutuhan di pertengahan tahun.
Artikel Terkait
Jurusan Teknik Kini Resmi Jadi “Rekayasa”, Ini Alasan Kemendiktisaintek Mengubah Namanya
Karyawan Meta Protes, Perusahaan Memasang Teknologi Pelacakan Pergerakan Mouse di Laptop Mereka
Begini Dampak Melemahnya Nilai Rupiah terhadap Kehidupan Kelas Menengah seperti Kita
BI dan Bakom: Rupiah Bisa Tembus Rp18.000 Tanpa Intervensi, Pemerintah Klaim Stabilitas Tetap Terjaga
Standard Chartered akan Memangkas Ribuan Karyawan Seiring Meningkatnya Penggunaan AI
Sempat Sepi Peminat, Gimana Sih Cara Mengajukan Permohonan Global Citizenship of Indonesia?
Dokumen Persyaratan bagi Eks WNI yang Ingin Mengajukan Visa Global Citizenship of Indonesia
Pemerintah Australia Menghentikan Pendaftaran Kampus Swasta untuk Mahasiswa Internasional
Gelombang PHK di Meta Pangkas 8.000 pekerjaan, Staf di Singapura Kena Mental Diberitahu Jam 4 Pagi
Gojek Ubah Skema Bagi Hasil: Driver Terima Penghasilan 92%, Penumpang Tetap Bayar Sama