KAI Mulai Bangun Apartemen Terintegrasi di Stasiun Manggarai, Harga Mulai Rp500 Jutaan

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:15 WIB
Ilustrasi: Jika kamu tinggal bersama teman di kontrakan atau apartemen, jangan sampai kamu menjadi si Cinderella Roomate alias yang harus beberes rumah sendiri. (Freepik)
Ilustrasi: Jika kamu tinggal bersama teman di kontrakan atau apartemen, jangan sampai kamu menjadi si Cinderella Roomate alias yang harus beberes rumah sendiri. (Freepik)

PejuangKantoran.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana memulai pembangunan hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta pada Juli 2026. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan hunian dengan akses transportasi publik.

Dalam proyek ini, KAI melalui anak usahanya PT KA Properti Manajemen akan membangun sekitar 2.200 unit apartemen di atas lahan seluas kurang lebih 2,1 hingga 2,2 hektare di area Stasiun Manggarai.

Hunian tersebut akan terdiri dari beberapa tower dengan konsep pengembangan kawasan perkotaan modern yang terhubung langsung dengan simpul transportasi utama di Jakarta.

Baca Juga: Nggak Apa-apa Banget Nggak Jadi Bos, Karyawan Gen Z Lebih Pilih Punya Banyak Side Hustle

Harga Mulai Rp500 Jutaan

Unit apartemen ini direncanakan dijual dengan harga mulai dari sekitar Rp500 juta untuk tipe tertentu, menjadikannya salah satu proyek hunian yang ditujukan untuk segmen menengah dengan akses strategis ke transportasi publik.

Selain tipe tersebut, terdapat juga unit dengan harga lebih tinggi tergantung ukuran dan spesifikasi.

Jadwal Pembangunan dan Target Penyelesaian

KAI menargetkan pembangunan dapat dimulai dengan groundbreaking pada pertengahan 2026, dan konstruksi proyek diharapkan selesai pada akhir 2027. Dengan demikian, penyerahan unit kepada pembeli bisa dilakukan setelah proyek rampung.

Proyek ini juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset milik KAI serta mendukung program penyediaan hunian yang terintegrasi dengan transportasi massal.

Baca Juga: Australia Barat Jadi Destinasi “Work-Life Recharge” Baru untuk Wisatawan Indonesia

Konsep Hunian Terhubung Transportasi

Stasiun Manggarai dipilih karena posisinya sebagai salah satu pusat transportasi terbesar di Jakarta, dengan ratusan perjalanan kereta setiap harinya serta konektivitas ke berbagai moda transportasi lain.

Dengan konsep ini, penghuni diharapkan dapat menikmati kemudahan mobilitas tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

Pembangunan apartemen di kawasan Stasiun Manggarai menjadi salah satu proyek hunian strategis yang menggabungkan konsep transportasi dan tempat tinggal dalam satu kawasan. Dengan harga mulai Rp500 jutaan dan lokasi yang sangat terhubung, proyek ini diproyeksikan menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan urban Jakarta di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X