PejuangKantoran.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana memulai pembangunan hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta pada Juli 2026. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan hunian dengan akses transportasi publik.
Dalam proyek ini, KAI melalui anak usahanya PT KA Properti Manajemen akan membangun sekitar 2.200 unit apartemen di atas lahan seluas kurang lebih 2,1 hingga 2,2 hektare di area Stasiun Manggarai.
Hunian tersebut akan terdiri dari beberapa tower dengan konsep pengembangan kawasan perkotaan modern yang terhubung langsung dengan simpul transportasi utama di Jakarta.
Baca Juga: Nggak Apa-apa Banget Nggak Jadi Bos, Karyawan Gen Z Lebih Pilih Punya Banyak Side Hustle
Harga Mulai Rp500 Jutaan
Unit apartemen ini direncanakan dijual dengan harga mulai dari sekitar Rp500 juta untuk tipe tertentu, menjadikannya salah satu proyek hunian yang ditujukan untuk segmen menengah dengan akses strategis ke transportasi publik.
Selain tipe tersebut, terdapat juga unit dengan harga lebih tinggi tergantung ukuran dan spesifikasi.
Jadwal Pembangunan dan Target Penyelesaian
KAI menargetkan pembangunan dapat dimulai dengan groundbreaking pada pertengahan 2026, dan konstruksi proyek diharapkan selesai pada akhir 2027. Dengan demikian, penyerahan unit kepada pembeli bisa dilakukan setelah proyek rampung.
Proyek ini juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset milik KAI serta mendukung program penyediaan hunian yang terintegrasi dengan transportasi massal.
Baca Juga: Australia Barat Jadi Destinasi “Work-Life Recharge” Baru untuk Wisatawan Indonesia
Konsep Hunian Terhubung Transportasi
Stasiun Manggarai dipilih karena posisinya sebagai salah satu pusat transportasi terbesar di Jakarta, dengan ratusan perjalanan kereta setiap harinya serta konektivitas ke berbagai moda transportasi lain.
Dengan konsep ini, penghuni diharapkan dapat menikmati kemudahan mobilitas tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Pembangunan apartemen di kawasan Stasiun Manggarai menjadi salah satu proyek hunian strategis yang menggabungkan konsep transportasi dan tempat tinggal dalam satu kawasan. Dengan harga mulai Rp500 jutaan dan lokasi yang sangat terhubung, proyek ini diproyeksikan menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan urban Jakarta di masa depan.
Artikel Terkait
Jurusan Teknik Kini Resmi Jadi “Rekayasa”, Ini Alasan Kemendiktisaintek Mengubah Namanya
Karyawan Meta Protes, Perusahaan Memasang Teknologi Pelacakan Pergerakan Mouse di Laptop Mereka
Begini Dampak Melemahnya Nilai Rupiah terhadap Kehidupan Kelas Menengah seperti Kita
BI dan Bakom: Rupiah Bisa Tembus Rp18.000 Tanpa Intervensi, Pemerintah Klaim Stabilitas Tetap Terjaga
Standard Chartered akan Memangkas Ribuan Karyawan Seiring Meningkatnya Penggunaan AI
Sempat Sepi Peminat, Gimana Sih Cara Mengajukan Permohonan Global Citizenship of Indonesia?
Dokumen Persyaratan bagi Eks WNI yang Ingin Mengajukan Visa Global Citizenship of Indonesia
Pemerintah Australia Menghentikan Pendaftaran Kampus Swasta untuk Mahasiswa Internasional
Gelombang PHK di Meta Pangkas 8.000 pekerjaan, Staf di Singapura Kena Mental Diberitahu Jam 4 Pagi
Gojek Ubah Skema Bagi Hasil: Driver Terima Penghasilan 92%, Penumpang Tetap Bayar Sama