PejuangKantoran.com - Pacaran dengan teman sekantor memang wajar terjadi. Namun ketika hubungan kamu terputus -dan tidak secara baik-baik- akan terjadi situasi yang awkward setiap kali kamu bertemu si mantan.
Meskipun pengalaman pacaran dengan teman sekantor bisa begitu buruk, tetapi bertemu pacar di tempat kerja tetap dianggap lebih baik daripada bertemu di dunia maya.
Baca Juga: Sah, Besok Lebaran! Hasil Sidang Isbat Putuskan 1 Syawal Jatuh Pada Rabu 10 April 2024
Terbukti, survei Workplace Romance 2024 yang digelar oleh SHRM untuk Society of Human Resources yang dirilis 14 Februari menunjukkan, generasi muda mulai berkencan dengan rekan kerja mereka lagi setelah jeda selama bertahun-tahun.
Menurut penelitian tersebut, 33% pekerja milenial dan Gen Z yang lebih muda mengatakan bahwa mereka terbuka untuk bertemu pacar di tempat kerja, dibandingkan dengan milenial yang lebih tua (15%), Gen X (27%), serta generasi boomer dan tradisionalis (23%).
Survei ini juga menemukan bahwa 17% pekerja AS saat ini sedang menjalin hubungan dengan rekan kerja, dan 49% pernah naksir rekan kerja.
Kembalinya romantisme di kantor bertepatan dengan masa-masa pertumbuhan aplikasi kencan yang melambat, setelah sebelumnya pernah begitu populer di kalangan anak muda.
Baca Juga: Tiap Lebaran, Emir Mahira Seru-seruan Foto Bareng Keluarga Kompak dengan Dress Code
Tahun lalu, harga saham Bumble turun 40,32%, sementara Match Group turun sekitar 5%. Angka ini tidak terlalu buruk, meskipun (Match Group) telah kehilangan 66% nilainya sejak go public.
Seiring dengan penggunaan aplikasi kencan yang mulai ke titik jenuh, dan kembalinya tren pertemuan di dunia nyata, Gen Z dan generasi milenial pun menindaklanjuti ketertarikan mereka terhadap gebetan di kantor.
Aturan yang kaku
"Orang-orang selalu berkencan dengan rekan kerja mereka -tetapi baru beberapa tahun belakangan ini hal tersebut menjadi sepenuhnya normal," ujar presiden dan CEO SHRM Johnny C. Taylor, Jr.
Baca Juga: 6 Pilihan Tas Kerja untuk Pria dan Wanita yang Stylish dan Cocok untuk Segala Keperluan
Pada tahun 90-an, ketika Taylor bekerja sebagai pengacara ketenagakerjaan dan sebagai wakil presiden SDM di Blockbuster, "Kami sangat tidak menyarankan kencan semacam itu," katanya.