Sementara itu, 86% pekerja mengatakan bahwa mereka tidak yakin dengan jalur karir yang relevan di mana keterampilan AI berguna.
Kenaikan gaji untuk tenaga kerja terampil
Baca Juga: Bekerja dari Cappadocia Bukan Impian Lagi: Turki Tawarkan Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing
Padahal, masih menurut laporan ini, ketika AI dimanfaatkan sepenuhnya, pekerja di India yang memiliki keterampilan dan keahlian AI bisa mengalami kenaikan gaji lebih dari 54%.
Pekerja di bidang IT (65%), serta penelitian dan pengembangan (62%), adalah mereka yang dapat menikmati kenaikan gaji tertinggi.
Selain kenaikan gaji yang signifikan, 97% pekerja di India berharap keterampilan AI akan berdampak positif pada karir mereka, termasuk peningkatan efisiensi kerja dan kemajuan karir.
Lintas generasi
Baca Juga: 6 Tanda Kamu Ditakdirkan Menjadi Pemimpin, yang Belajar dari Pengalaman dan Menghadapi Kesulitan
Lebih lanjut, 95% pekerja di India dari berbagai generasi ternyata sangat berminat mengembangkan keterampilan AI untuk mempercepat karir mereka.
Sebanyak 95% pekerja Gen Z, 96% pekerja Milenial, dan 93% pekerja Gen X ingin mendapatkan keterampilan AI.
Bahkan 90% pekerja baby boomer -yang sudah di ambang pensiun- mengatakan bahwa mereka akan mengikuti kursus peningkatan keterampilan AI jika ditawarkan.
Kolaborasi dengan pemerintah
Baca Juga: Lowongan kerja Snack Marketing Manager di PT Prima Cahaya Indobeverage (PepsiCola-Indofood Group)
Laporan ini menunjukkan bahwa masa depan pekerjaan menuntut tenaga kerja yang dilengkapi dengan kecakapan AI untuk menavigasi tantangan yang muncul.
Selain itu juga memanfaatkan peluang untuk pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang berkelanjutan dan adil serta inovasi yang inklusif.