79% Perusahaan Sulit Menemukan Tenaga Kerja AI yang Cukup Terampil, Target Bakal Meleset?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 16 April 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi: Mayoritas perusahaan (79%) ternyata tidak dapat menemukan talenta AI yang mereka butuhkan. (Freepik)
Ilustrasi: Mayoritas perusahaan (79%) ternyata tidak dapat menemukan talenta AI yang mereka butuhkan. (Freepik)

Perusahaan yang disurvei berharap produktivitas organisasi mereka akan meningkat sebesar 68% karena teknologi AI mengotomatisasi tugas-tugas yang berulang (71%), mendorong pembelajaran keterampilan baru (68%), dan meningkatkan alur dan hasil kerja (64%).

Secara keseluruhan, para pekerja percaya bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi mereka sebanyak 66%.

Baca Juga: Resmi, Pemerintah Tetapkan Aturan ASN Boleh WFH Usai Cuti Bersama Lebaran! Ini Aturannya

Dengan berbagai tantangan tersebut, penelitian ini menyoroti perlunya kolaborasi yang lebih besar antara pemerintah, industri, dan pendidik untuk membantu perusahaan di seluruh India dalam mengimplementasikan program pelatihan AI.

Di samping itu, memandu para pekerja dalam mencocokkan keahlian AI mereka dengan peran yang tepat untuk memanfaatkan kemampuan AI yang baru mereka peroleh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: People Matters

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X