news

Prihatin Bukan Main! Semakin Banyak Gen Z yang Memilih Tidak Bekerja dan Tidak Sekolah

Senin, 24 Juni 2024 | 10:56 WIB
llustrasi: Menurut International Labour Organization, sekitar seperlima orang berusia 15 sampai 24 tahun di seluruh dunia masuk dalam kategori NEET. (Freepik/Jcomp)

Sementara itu, Gen Z non-sarjana memilih mengambil pekerjaan perdagangan dalam jumlah yang sangat besar.

Tonggak sejarah masa dewasa ada di luar jangkauan

Berbagai penelitian yang berbeda menunjukkan bahwa mereka yang berusia awal 20-an memiliki penghasilan lebih sedikit, memiliki lebih banyak utang, dan memiliki tingkat kenakalan yang lebih tinggi dibandingkan generasi milenial di usia mereka.

 

Baca Juga: Alasan Keamanan Mengapa Beberapa Maskapai Penerbangan Larang Pilot untuk Berjenggot

Agen pelaporan kredit TransUnion menemukan bahwa usia 20-an saat ini menghasilkan sekitar $45.500 (Rp747 juta) per tahun. Sedangkan generasi milenial pada usia mereka menghasilkan $51.852 (Rp851 juta) per tahun, jika disesuaikan dengan inflasi.

Meski berpenghasilan lebih rendah, kaum muda saat ini terpaksa harus mengeluarkan banyak uang untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, bahan makanan, dan bahan bakar, akibat inflasi.

Sementara itu, harga rumah telah meningkat dua kali lebih cepat dibandingkan pendapatan sejak pergantian milenium.

Perbedaan ini sangat menjelaskan mengapa generasi muda merasa menabung—atau bahkan bekerja—untuk masa depan adalah hal yang sia-sia.

Seperti yang diungkapkan Anette Suveges (27), salah satu Generasi Z kepada Fortune: “Saya tidak tertarik memikirkan apa yang akan terjadi pada lima atau 10 tahun mendatang.

Baca Juga: Indonesia Punya Hari Libur Nasional Terbanyak di Asia Tenggara, Cek Sisa Cuti Bersama Tahun Ini!

“Saya hanya akan hidup untuk saat ini, membelanjakan uang yang saya miliki, dan menikmati hal-hal yang saya inginkan saat ini—meskipun saya harus hidup dari gaji ke gaji,” tukasnya.

Walaupun ia tidak termasuk Gen Z tidak bekerja dan tidak sekolah, namun keputusannya untuk tidak mempersiapkan masa depan cukup mengkhawatirkan.

Halaman:

Tags

Terkini