news

Anak Perusahaan Christian Dior Di Italia Dituduh Mengeksploitasi Tenaga Kerja Ilegal dari China

Rabu, 3 Juli 2024 | 20:06 WIB
Pengadilan Milan memerintahkan Manufactures Dior ditempatkan di bawah administrasi peradilan selama satu tahun karena menggunakan perusahaan Tiongkok yang memasok tenaga kerja ilegal. (Unsplash/Johnathan Kaufman)

PejuangKantoran.com - Para penggemar fashion, khususnya barang-barang mewah keluaran rumah mode Dior, dibikin shock setelah mendengar fakta mengenai berapa harga produksi barang-barang yang dijual puluhan juta rupiah tersebut.

Bukan hanya masalah harga produksi yang ternyata jauh di bawah harga jualnya, perusahaan fashion tersebut juga telah mempekerjakan tenaga kerja ilegal dengan cara yang tidak manusiawi.

Pertengahan Juni lalu, Pengadilan Milan telah menunjuk seorang komisaris untuk menjalankan Manufactures Dior SRL, anak perusahaan grup fashion Prancis Christian Dior yang berbasis di Italia.

Baca Juga: Bukan Sekadar Keluarga Kaya, Ini Pertimbangan Sebelum Mendirikan Family Office

Penunjukan tersebut dilakukan setelah penyelidikan menuduh perusahaan tersebut melakukan sub-kontrak pekerjaan ke perusahaan-perusahaan Tiongkok yang mengeksploitasi pekerja.

Pengadilan memerintahkan Manufactures Dior ditempatkan di bawah administrasi peradilan selama satu tahun, demikian menurut salinan putusan yang diperoleh Reuters pada Senin (10/6/2024) lalu.

Tenaga kerja ilegal

Pemasok tas kulit Dior yang sudah lama menjadi perhatian para penyelidik Milan terletak di dekat Via del Lavoro di pinggiran kota Opera.

Penyelidikan terfokus pada empat pemasok Tiongkok yang mempekerjakan 32 pekerja, dua di antaranya adalah imigran gelap, sedangkan tujuh lainnya bekerja tanpa dokumentasi yang diperlukan.

Penyidik melaporkan, pemasok Tiongkok tersebut akan menjual tas ke Dior seharga €53 (sekitar Rp934.000) per buah. Namun begitu sampai di butik mewahnya di Via Monte Napoleone, Milan, tas yang sama dijual dengan harga lebih dari €2.000 (sekitar Rp35 juta).

Baca Juga: Berapa Minimal Kekayaan Bersih yang Dibutuhkan Keluarga Kaya untuk Membangun Family Office?

Penyidik juga menemukan bukti adanya pekerja yang dipekerjakan secara ilegal, dipaksa tidur di dalam pabrik dan bekerja berjam-jam, termasuk malam hari dan hari libur, di lingkungan yang tidak aman, demikian menurut pernyataan dari kantor kejaksaan Milan.

Para pekerja tampak tidur di tempat kerja dalam kondisi higienis dan kesehatan yang tidak sesuai dengan apa yang disyaratkan oleh pendekatan etis.

Manufactures Dior disebut tidak mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memverifikasi kondisi kerja aktual atau kemampuan teknis perusahaan kontraktor.

Itu sebabnya, Manufactures Dior ditempatkan di bawah administrasi pengadilan karena gagal melakukan uji tuntas dan mengawasi pemasoknya.

Halaman:

Tags

Terkini