Pasukan penjaga Paus berasal dari Swiss karena tentara bayaran dari Swiss memiliki reputasi sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Prancis dan Spanyol telah merekrut para prajurit ini kapan pun mereka bisa. Pada awalnya, uskup Swiss lah yang mengusulkan pembentukan kontingen tentara Swiss murni untuk digunakan oleh Paus.
Baca Juga: Mobil Paus, Dari Ferrari Mondial Hingga Renault 4L
Mengapa Garda Swiss mengenakan kostum di Vatikan?
Seragam yang dikenakan Garda Swiss di Vatikan adalah seragam tradisional Renaisans yang sama dengan yang dikenakan Garda Swiss sejak tahun 1500-an.
Setelah 500 tahun, tidak ada perubahan dalam seragam mereka karena seragam tersebut secara simbolis menghubungkan prajurit dengan prajurit di masa lalu.
Hal itu menunjukkan bahwa mereka mewujudkan semangat, komitmen, dan tujuan yang sama seperti Garda Swiss pertama.
Syarat menjadi Garda Swiss
Syarat utama menjadi Garda Swiss adalah menjadi warga negara Swiss. Rekrutan baru haruslah laki-laki Katolik Roma yang belum menikah, berusia antara 19 dan 30 tahun, dan tinggi badan minimal 174 cm.
Secara historis, rekrutan baru juga harus membuktikan bahwa mereka tidak cacat fisik, dan perwira komandan secara tradisional berasal dari garis keturunan bangsawan.
Baca Juga: Lagu Viva il Papa untuk Paus Fransiskus: Semangat dan Makna di Misa Akbar GBK
Mereka harus memiliki ijazah profesional atau ijazah SMA, dan harus menyelesaikan pelatihan dasar dengan militer Swiss. Setelah lima tahun bertugas, mereka boleh menikah, asalkan berusia 25 tahun atau lebih.
Mereka yang menikah harus berkomitmen untuk tambahan tiga tahun bertugas.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berlatih menjadi Garda Swiss?
Seperti halnya korps militer elit lainnya, persaingan untuk masuk ke dalam Garda Swiss sangat ketat. Setelah lolos seleksi, mereka harus mengikuti pelatihan selama lima minggu, yang merupakan lamanya kursus pelatihan induksi.