Bukan hanya itu, kawasan sekitar GOR dikelilingi genangan air, serpihan triplek, dan potongan kayu yang berserakan.
3. Konsumsi atlet terlambat
Masalah dalam PON XXI lainnya adalah konsumsi atlet yang sering telat, sehingga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng melayangkan surat protes kepada panitia.
Baca Juga: 6 Juta NPWP Bocor Dijual di Dark Web, Begini Cara Mencegah Kebocoran Data Pribadi
"Kami menyampaikan nota protes atas pelayanan yang diberikan kepada kontingen Kalteng, khususnya cabor panahan dan panjat tebing," tegas Koordinator Wilayah Aceh Kontingen Kalteng, Mikael Agusta.
Keterlambatan konsumsi untuk atlet membuat persiapan kontingen Kalteng menjadi terganggu, tambahnya.
Bidang Konsumsi PB PON XII Wilayah Aceh Diaz Furqan menanggapi protes tersebut dengan menyampaikan permintaan maaf.
"Kami telah menegur rekanan dan meminta agar layanan distribusi dilakukan tepat waktu," ujar Furqan, yang mengklaim pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi konsumsi atlet.
4. Bus atlet datang telat
Asisten Pelatih Cabor Kriket Sumut Dede Dharmawan mengeluhkan terlambatnya bus yang membawa atlet dan official menuju venue. Ketika itu timnya akan bertanding di semifinal kriket namun bus tidak kunjung datang menjemput.
Baca Juga: NPWP Milik Keluarga Jokowi termasuk 6 Juta NPWP yang Bocor, Apa Penyebab Kebocoran Data Pribadi?
Kepala Dinas Perhubungan Sumut Agustinus Panjaitan memohon maaf atas insiden tersebut.
"Kami ingin memastikan layanan transportasi lebih lancar. Kami akan terus berusaha meningkatkan mutu layanan transportasi PON," kata Agustinus.
5. Atap venue cabor menembak ambruk
Atap venue cabor menembak Pekan Olahraga Nasional 2024 di lapangan tembak Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Aceh Besar, ambruk pada Selasa (17/9/2024).