Bangunan ini berbentuk pipa besar berwarna hitam dengan tiga kaki. Di tengahnya tidak ketemu dalam satu titik tapi di beberapa titik dengan bentuknya bengkok dan melengkung.
Dengan bentuk ini, sudah pasti bayangan di tanahnya akan melengkung-lengkung sesuai bentuk patungnya. Namun, pada saat hari tanpa bayangan atau kulminasi utama, bangunan ini akan membentuk bayangan yang melingkar sempurna di permukaan tanah di bawahnya.
Masih di Honolulu, di sebuah bangunan dengan tembok rata yang tinggi, ada pahatan atau unik di dindingnya. Karya Eric Paul Shaffer yang dikasih nama Lahain Noon ini akan membentuk bayangan di dinding berupa garis tegak dengan bidang permukaan tanah di bawahnya.
Menarik bukan bila fenomena ala mini juga bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata di sejumlah titik di Indonesia yang mengalaminya.
***