news

Rekayasa Lalu Lintas saat Pelantikan Presiden-Wakil Presiden Baru RI Prabowo-Gibran RK

Minggu, 20 Oktober 2024 | 08:23 WIB
Ilustrasi lalu lintas di Jakarta (Foto : Dok.Humas Polri)

PejuangKantoran.com - Hari ini, Indonesia menyaksikan momen bersejarah dengan pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terbaru Republik Indonesia.

Acara yang berlangsung di gedung MPR/DPR RI ini dihadiri oleh para tamu VVIP, termasuk kepala negara dari berbagai negara.

Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertahanan, bertekad untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi bangsa.

Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama untuk menghadapi tantangan ke depan. Gibran, yang merupakan Wali Kota Solo, menambahkan bahwa ia akan fokus pada inovasi dan pembangunan berkelanjutan, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga: Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, Sejumlah Pemimpin Negara Sahabat Mulai Berdatangan

Rekayasa Lalu Lintas Selama Pelantikan

Sebagai bagian dari persiapan pelantikan, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, mengumumkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan di berbagai titik di Jakarta.

"Akan ada beberapa pengalihan arus yang kita lakukan di sepanjang Senayan hingga Harmoni," ujarnya.

Berikut adalah beberapa detail rekayasa lalu lintas yang diumumkan:

1. Dari arah TL Lapangan Tembak ke Jalan Gatot Subroto: Arus lalu lintas diputar balik di kolong sekat 2 atau dialihkan ke tanjakan layang Ladokgi arah Semanggi.

2.Tol Dalam Kota ke Off Ramp Pulo Dua: Arus diluruskan ke arah Tol Tomang.

3.Dari Jalan Palmerah Timur ke Jalan Gelora: Arus diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar atau Jalan Permata Hijau.

Baca Juga: Lowongan Kerja Flight Attendant Alias Cabin Crew di Garuda Indonesia

4.Jalan Gerbang Pemuda ke Jalan Gelora: Arus dibelokkan ke kiri ke Jalan Asia Afrika.

5. Dari Jalan Asia Afrika ke TL Lapangan Tembak: Arus dibelokkan ke kanan ke Jalan Pintu 1 Senayan atau diputar balik.

Halaman:

Tags

Terkini