news

Penipuan Makin Canggih, Waspada Penelepon Bersuara AI Ingin Memulihkan Akun Gmail Kamu

Kamis, 24 Oktober 2024 | 08:40 WIB
Ilustrasi: Waspada jika kamu menerima email pemberitahuan yang mengatakan ada seseorang berusaha memulihkan akun Gmail kamu. (Freepik/Kroshka_nastya)

PejuangKantoran.com - Penipuan makin hari makin canggih saja. Bahkan penipu berani menghubungi konsultan Microsoft Solutions, Sam Mitrovic, dengan meneleponnya menggunakan suara AI. 

Jika kamu mendapatkan pesan teks dari Gmail yang menyampaikan bahwa seseorang telah mencoba memulihkan akun kamu, waspadalah. Kemungkinan besar ini adalah penipuan.

Saking realistisnya penipuan ini, Mitrovic yang kehidupannya dekat dengan teknologi saja hampir tertipu.

Baca Juga: Melalui program Desa BRILiaN, Keripik Ubi Jalar Kini Jadi Produk Unggulan Kubu Raya

Penipuan menggunakan suara AI

Awal penipuan yang menimpa Mitrovic terjadi saat dirinya mendapat pemberitahuan bahwa seseorang telah mencoba memulihkan akun Gmail-nya.

Pemulihan akun Gmail sebenarnya proses normal yang bisa dilakukan pengguna jika kehilangan akses, misalnya karena lupa kata sandi.

Untungnya, karena sadar adanya potensi penipuan, Mitrovic menolak permintaan untuk memulihkan akunnya tersebut.

Dalam waktu satu jam, ia menerima panggilan telepon yang terlihat berasal dari kantor Google di Sydney. Namun Mitrovic, yang saat ini tinggal di Melbourne, Australia, tidak menanggapinya.

Seminggu kemudian, ia mendapat permintaan pemulihan lainnya dan langsung menerima panggilan telepon. Kali ini Mitrovic memutuskan untuk menjawabnya. Di sinilah aksi penipuan dimulai.

Baca Juga: Agen BRILink Dilawan? Penipu Bingung Sendiri Usai Coba Menipu Pakai Bukti Transaksi Palsu

Sebuah suara dalam bahasa Inggris beraksen Amerika mengaku menelepon dari bagian Google Support untuk memperingatkan Mitrovic tentang aktivitas mencurigakan di akun Gmail-nya.

Ia lalu meminta konfirmasi email, dan ketika mengecek lebih lanjut Mitrovic menyadari bahwa itu adalah email palsu yang hanya bisa diidentifikasi oleh seorang ahli.

Mitrovic pun memutuskan untuk menutup teleponnya. Namun, ada suara lain di telepon yang mencoba terus berbicara dengannya. Saat itulah dia menyadari bahwa itu adalah suara palsu yang dibuat oleh AI.

“Pengucapan dan jarak antarkatanya terlalu sempurna,” katanya yang langsung menutup sambungan telepon.

Halaman:

Tags

Terkini