Pejuangkantoran.com — Ibarat sebuah supermarket yang komplet, di mana customer bisa belanja segala kebutuhan dengan hanya berbelanja di satu tempat, One Stop Financial Solution yang diinisiasi oleh BRI Group memberikan banyak kemudahan dan solusi bagi nasabah.
One Stop Fianacial Solution BRI ini menawarkan kepada nasabah berbagai solusi keuangan lewat satu atap di kantor cabang BRI. Berbagai solusi itu tak hanya menawarkan tabungan dan pinjaman, namun juga solusi keuangan lain, misal kredit rumah, kredit kendaraan dan kredit tanpa agunan (KTA), asuransi mulai dari asuransi jiwa, kesehatan dan unitlink, dana pensiun hingga produk investasi.
Menariknya, layanan ini tak hanya untuk nasabah individu namun juga nasabah korporasi.
One Stop Financial Solution ini bisa meningkatkan share transaksi BRI Group. Oleh karena itu untuk memperkuat kolaborasi dengan mitra perbankan serta meningkatkan peran BRI sebagai dealer utama dalam mendukung pendalaman pasar keuangan nasional, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menggelar Treasury Banking Summit.
Acara tersebut berlangsung pada tanggal 1-2 November 2024 di Yogyakarta dengan mengundang berbagai pemangku kepentingan seperti Bank Pembangunan Daerah, serta Bank KBMI 1 dan 2. Selain itu hadir juga BRI Group dan Market Operator yang menghadiri acara ini untuk membahas strategi dan kolaborasi yang akan semakin memperkokoh posisi BRI dalam pasar keuangan.
Baca Juga: Skor ESG Naik, BRI Tembus Peringkat 5 Persen Teratas Di Sektor Perbankan Global
BRI Group berkomitmen untuk terus membangun kemitraan yang solid dengan berbagai institusi perbankan dan memperkuat ekosistem keuangan yang lebih modern dan efisien. Seperti yang disampaikan oleh Direktur Institution & Wholesale Business BRI Agus Noorsanto.
"BRI Group akan terus menjalin kolaborasi dengan mitra perbankan dan mengembangkan ekosistem keuangan yang lebih modern dan efisien," ujar Agus.
Agus menambahkan bahwa ke depannya treasury & global services akan berperan sebagai salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan bisnis perbankan melalui penguatan pasar uang.
Perubahan perilaku akibat globalisasi juga akan mendorong treasury and global services menjadi ekosistem bisnis baru yang berpotensi sebagai sumber pertumbuhan.
“Selain dikenal sebagai Bank UMKM, BRI juga memiliki pengalaman yang diakui di bidang treasury and global services, baik di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Menurut Agus, BRI dapat membangun sinergi melalui berbagai kerja sama di bidang treasury & global services sehingga memperkuat pasar keuangan dan mendukung pertumbuhan yang positif bagi perbankan di Indonesia.
"Kerja sama ini meliputi transaksi Repo, SRBI, serta berbagai instrumen Surat Berharga, pemanfaatan jaringan BRI dengan menempatkan dana nostro di Unit Kerja Luar Negeri (UKLN), dan dukungan bagi bank yang ingin memperluas layanan menjadi bank devisa, khususnya bagi bank yang saat ini belum berstatus devisa," pungkas Agus.
Melalui inisiatif Treasury Banking Summit ini, BRI yakin bahwa kolaborasi yang terjalin akan semakin memperkuat posisinya sebagai mitra utama dalam industri perbankan nasional.