Ia mengakui pelanggaran tersebut ketika didekati sebagai bagian dari investigasi HR Meta terhadap praktik tersebut, dan kemudian dipecat.
"Rasanya hampir tidak nyata bahwa ini terjadi," sesal karyawan tersebut, seperti dilaporkan Financial Times.
Baca Juga: Berikut Ini Alasan Dan Cara Terbaik Untuk Menolak Perintah Atau Tugas Dari Bos
Pada tahun 2022, perusahaan teknologi yang memiliki Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Reality Labs itu menyebabkan para staf gaduh setelah memutuskan untuk menunda layanan makan malam gratis harian di kantor Silicon Valley selama setengah jam hingga pukul 18.30.
Artinya, lebih sedikit karyawan yang akan makan di kantor jika mereka sudah keburu pulang dengan shuttle terakhir yang berangkat dari lokasi pada pukul 18.00.
Hal itu juga mempersulit karyawan untuk menimbun makanan gratis untuk dibawa pulang sebagai sisa makanan.
Perusahaan teknologi besar lainnya juga melakukan penghematan dengan berbagai cara. Google mulai mengurangi kelas kebugaran dan frekuensi penggantian laptop tahun lalu.
Perusahaan tersebut juga dilaporkan menjadi lebih ketat dalam hal perlengkapan kantor termasuk stapler dan selotip, di mana staf harus meminjam barang dari meja resepsionis sebagai gantinya.
Baca Juga: Siapkan Dokumen, Beasiswa Program Master di Universitas Swedia Ini akan Dibuka 16 Januari 2025
Keputusan Meta untuk memecat staf yang dituduh menyalahgunakan fasilitas mereka minggu lalu muncul ketika para bosnya meluncurkan rencana restrukturisasi baru.
Sebagian karyawan akan diberhentikan dan direlokasi dari divisi WhatsApp dan Instagram serta divisi augmented reality-nya, Reality Labs.
Perusahaan ini baru saja bangkit dari pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, di mana CEO Mark Zuckerberg telah memerintahkan 21.000 PHK pada tahun 2022 dan 2023. Meta memiliki sekitar 70.799 staf pada akhir Juni tahun ini.