PejuangKantoran.com - Dalam beberapa tahun terakhir, sudah ada lebih dari 200 juta pengguna bulanan WhatsApp Business. Artinya, ada banyak sekali bisnis yang mengirimkan pesan kepada pengguna yang bisa dianggap sebagai spam chat.
Bagi para pelanggan, satu-satunya pilihan jika terus dikirimi pesan penawaran oleh akun WhatsApp Business adalah mengabaikan atau memblokirnya.
Namun, WhatsApp akhirnya mengubah aturannya.
Baca Juga: Maunya Sempurna, tapi Jadi Perfeksionis Malah Bikin Kamu Menunda-nunda Pekerjaan. Jangan Ya Dek Ya!
Perusahaan ini sedang menguji cara-cara baru bagi para pengguna untuk memberikan umpan balik kepada akun bisnis tentang jenis pesan apa yang ingin mereka terima atau tidak.
Caranya adalah dengan memberikan tombol pilihan seperti “Tertarik/Tidak tertarik” dan “Hentikan/Lanjutkan” untuk beberapa kategori pesan tertentu.
Bahkan, pengguna juga dapat memilih untuk berhenti menerima jenis pesan ini sama sekali. Namun, akan tetap ada opsi untuk melanjutkan pesan jika ingin menerima penawaran dari sebuah merek selama momen-momen tertentu.
Meta mengatakan akan mulai menguji coba interaksi tersebut secara global.
Pesan akun bisnis membuat tak nyaman
WhatsApp Business dapat mengirim pesan melalui API WhatsApp berdasarkan salah satu dari empat kategori berikut:
Pemasaran - penawaran, produk baru
Utilitas - pembaruan pesanan, saldo akun
Otentikasi kata sandi sekali pakai
Layanan - pertanyaan pelanggan
Meskipun kategori-kategori ini ada di bagian belakang, sebelumnya tidak ada cara bagi pelanggan untuk menghentikan satu jenis pesan yang dianggap spam chat sambil terus menerima yang lain.
Misalnya, kamu mungkin ingin menerima pembaruan pembelian dan kode autentikasi dari situs e-commerce, tetapi jika tidak tertarik dengan pesan marketing tidak ada opsi untuk memberikan umpan balik secara manual.
Ini bisa membuat pengguna tidak nyaman karena pesan-pesan bisnis yang diterima bisa bersifat spam chat.