news

Kisah Mantri BRI Agustina Etwiory Taklukkan Tantangan di Tanah Miring, Kabupaten Merauke

Jumat, 27 Desember 2024 | 12:59 WIB
Sebagai Mantri BRI, tugas utama Agustina Etwiory adalah mencari nasabah, baik untuk simpanan maupun pinjaman. (BRI)

PejuangKantoran.com - Mantri bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah panggilan untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat di lingkungan sekitar. Hal inilah yang dibuktikan oleh Agustina Etwiory melalui dedikasi, kerja keras, dan semangatnya untuk melayani.

Kisah Agustina Etwiory sebagai mantri (pemasar mikro) BRI di Unit Kerja (Uker) Tanah Miring, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, ini menunjukkan bagaimana cerita perjuangan telah menginspirasi kaum perempuan di sekitarnya.

Agustina telah mendedikasikan hidupnya untuk membantu masyarakat di daerah terpencil, memajukan perekonomian desa, dan mengenalkan produk-produk perbankan ke masyarakat kecil.

Baca Juga: Cara Membeli Produk Asuransi melalui Aplikasi BRImo, Tak Perlu Datang ke Kantor Cabang!

Menyalurkan pinjaman

Perempuan yang lahir dan besar di Papua Selatan ini menghabiskan masa kecil dan remajanya di tanah kelahirannya, Merauke.

Ia memulai perjalanan hidupnya dengan bekerja di Satuan Polisi Pamong Praja di kota kecil tersebut selama enam tahun.

Pada tahun 2010, barulah Agustina bergabung dengan BRI sebagai teller. Karirnya terus berlanjut hingga menjadi Mantri.

Sebagai Mantri BRI, tugas utamanya adalah mencari nasabah, baik untuk simpanan maupun pinjaman. Selain itu, ia juga bertugas memperkenalkan berbagai produk BRI seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan layanan laku panadai Agen BRILink kepada masyarakat.

Tidak hanya menyalurkan pinjaman, di bawah bimbingannya, beberapa kampung di wilayah binaannya, seperti Kampung Isenombias, telah menjadi kampung binaan BRI.

Baca Juga: Hati-hati, Belajar dari Kasus Hoax Uang Palsu di ATM BRI Gowa, Tingkatkan Kewaspadaan

Agustina juga aktif mendampingi dan memberdayakan kelompok usaha seperti CV Barokah Sayur, sebuah klaster usaha pertanian hortikultura di kampung tersebut.

Pendampingan pun diberikan BRI untuk CV Barokah Sayur dalam bentuk literasi keuangan, penyuluhan pertanian, hingga pemberian alat-alat mesin pertanian.

"Mereka sangat antusias dan merasa senang dengan bantuan yang diberikan. Bahkan, mereka ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka bisa menghasilkan produk yang lebih baik," ujar Agustina.

Tantangan sebagai Mantri

Halaman:

Tags

Terkini