Pejuangkantoran.com - Januari sudah berakhir. Apakah ada resolusi tahun baru kamu yang sudah terwujud? Kalau belum, jangan patah semangat.
Faktanya, para psikolog berpendapat bahwa Januari belum tentu menjadi waktu terbaik untuk mencapai target. Di sinilah muncul yang disebut dengan Teori April, Teori Oktober, dan Teori Senin.
Berikut adalah teori-teori yang perlu kamu ketahui tentang periode yang dianggap produktif, menurut para ahli.
Teori April
Ini adalah teori yang beredar di TikTok, yang menyebut bahwa April menjadi bulan lebih baik untuk memulai sesuatu yang baru, dibandingkan Januari.
“April bisa menjadi waktu yang tepat untuk memulai target karena musim semi melambangkan pertumbuhan dan pembaharuan,” kata psikolog berlisensi Crystal Saidi.
Menurutnya, banyak orang mungkin merasakan peningkatan energi dan motivasi secara alami seiring dengan membaiknya cuaca dan matahari yang bersinar lebih lama.
Bahkan ada beberapa alasan ilmiah di balik teori ini.
Terapis Amelia Kelley menjelaskan, “Ritme sirkadian kita, yang selaras dengan sinar matahari, secara alami mulai bergeser selama musim ini sehingga meningkatkan motivasi dan tingkat energi.”
Sebaliknya, Januari sering dilihat sebagai musim yang tidak aktif, waktu untuk melambat, merenung, dan berhenti sejenak.
Baca Juga: 8 Cara Pasangan Bisa Membuat Resolusi 2025 untuk Meningkatkan Kesehatan dan Hubungan
Teori Oktober
Selain April, Oktober juga dianggap sebagai bulan yang tepat untuk menilai tahun lalu dan memulai tujuan tahun depan.
“Jangan menunggu sampai Januari untuk melakukan perubahan. Sebaliknya, refleksikan dan persiapkan diri untuk awal tahun yang terbaik sebelum hal itu terjadi,” kata Kelley.