Penyaluran kredit BRI didominasi oleh segmen UMKM yang mencapai 81,97% dibandingkan dengan total kredit BRI, atau dengan nominal sebesar Rp1.110,37 triliun.
2. Salurkan KUR Rp184,98 Triliun Kepada Lebih dari 4 Juta Pelaku UMKM
KUR merupakan program pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada UMKM. Sumber dana KUR 100% berasal dari sumber dana bank, sedangkan sebagian porsi bunga yang harus dibayar oleh nasabah mendapat subsidi dari Pemerintah.
Baca Juga: Ifan Seventeen: 'Biarkan Saya Bekerja', Akui Siap Mundur Jika Ada yang Mampu Menggantikannya
Sepanjang tahun 2024, BRI menjadi penyalur KUR tertinggi di antara perbankan nasional lain dengan nilai sebesar Rp184,98 triliun.
Penyaluran KUR BRI tersebut mampu menjangkau lebih dari 4 juta pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia, dan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
3. Holding UMi Layani 36,9 Juta Debitur dan 180 Juta Tabungan
Holding Ultra Mikro (UMi) merupakan sinergi BRI sebagai induk bersama Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memberikan akses layanan keuangan yang lengkap, terintegrasi, dan memenuhi kebutuhan pelaku usaha, khususnya di segmen Ultra Mikro (UMi).
Setelah terbentuk pada 2021, Holding UMi telah memperluas layanannya melalui 1.032 outlet Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kini Holding Ultra Mikro telah melayani lebih dari 183 juta nasabah simpanan, dan 35,9 juta nasabah pinjaman.
Baca Juga: Ifan Seventeen Soal PFN: Utangnya Puluhan Miliar, Gaji dan THR Pegawai pun Masih Nunggak
4. Berdayakan 38.574 Klaster Usaha
Berbagai program pemberdayaan UMKM yang telah dijalankan oleh BRI di antaranya pemberdayaan melalui program Klasterku Hidupku dan Desa BRILiaN.
Pemberdayaan Klaster Usaha sendiri merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha dalam satu wilayah.
Dengan demikian tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.