Meskipun versi ChatGPT sebelumnya dapat menghasilkan gambar, versi tersebut tidak dapat menciptakan gambar dengan memadukan berbagai macam konsep. Versi baru ChatGPT menunjukkan perubahan yang lebih luas dalam teknologi kecerdasan buatan.
Tanpa watermark, tapi ada metadata
Kalau sebelumnya gambar yang dihasilkan DALL-E punya watermark visual, di fitur baru ini watermark-nya tidak kelihatan. Tetapi tenang saja, OpenAI tetap menambahkan metadata standar C2PA untuk menandai gambar-gambar yang dihasilkan AI.
Menurut Jackie Shannon, product lead untuk ChatGPT multimodal, hal ini dilakukan agar orang tetap bisa melacak apakah sebuah gambar dibuat oleh AI atau nggak.
Fitur ini mulai dirilis sejak Selasa (25/3/2025) lalu dan bakal tersedia untuk semua pengguna ChatGPT, baik yang gratis maupun yang berbayar. Bagi kamu yang memakai ChatGPT Plus atau ChatGPT Pro, akan mendapat akses ke semua fitur terbaru lebih cepat.
Dari yang tadinya cuma bisa menjawab pertanyaan dan membuat teks, sekarang ChatGPT sudah berevolusi jadi alat yang bisa membuat gambar, menerima input suara, bahkan bisa berbicara.
Hal ini bukan hanya soal AI yang makin pintar, tapi juga bagaimana kita sebagai pengguna bisa berinteraksi dengan teknologi dengan cara yang lebih natural dan fleksibel. Keren banget, kan?