news

Dari Coba-coba, Suryani Sukses Jalankan Sembako dan Bensin Eceran Lewat Pendanaan KUR BRI

Selasa, 8 April 2025 | 11:49 WIB
Usaha toko sembako Suryani makin berkembang setelah ia mendapatkan bantuan modal dari PNM Mekaar dan KUR BRI. (Bank BRI)

PejuangKantoran.com - Berkat usaha toko kelontong yang ia jalankan, Suryani, pedagang eceran asal Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, kini berhasil menopang perekonomian keluarga hingga mampu menyekolahkan anaknya.

Walaupun usahanya itu didasari dengan coba-coba, tetapi Suryani terbilang niat menjadi pedagang eceran. Ia ingin menjual aneka produk sembako.

“Awalnya saya mengamati jalan raya yang begitu ramai. Ada banyak kendaraan yang lalu-lalang. Saya berpikir amat sayang jika keramaian tersebut dilewatkan begitu saja.

Baca Juga: BRI Dukung UMKM Aksesori Gelap Ruang Jiwa Menembus Pasar Global Lewat UMKM EXPO(RT)

“Insting berdagang saya pun kemudian muncul. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk membuka toko kelontong di pinggir jalan mulai 2009,” ungkap Suryani.

Karena lokasi tokonya dekat jalan raya, Suryani tak kesulitan menarik pelanggan yang ingin belanja kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, telur dan semacamnya.

Dari sekadar berjualan sembako, usaha Suryani lantas berlanjut dengan berjualan bensin eceran, mengingat lokasinya yang strategis dan mudah diakses.

Toko sembakonya pun ramai dikunjungi para pengendara motor yang kebetulan lewat, bahkan ada yang sudah langganan untuk membeli bensin.

Mendapatkan bantuan modal

Usaha Suryani makin berkembang setelah ia mendapatkan bantuan modal. Salah satunya dari PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), program permodalan berbasis kelompok dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Baca Juga: 5 Contoh Sikap Orang yang Sangat Sensitif di Tempat Kerja, Bisa Jadi Kelebihan dan Kekurangan

PNM tak lain merupakan bagian dari Holding Ultra Mikro BRI (bersama Pegadaian dan BRI sebagai induknya) yang sudah dibentuk sejak 2021.

PNM Mekaar sendiri memberikan pinjaman bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro, di mana program pembiayaan modal ini diberikan tanpa agunan.

“Pada tahun 2023 saya mendapatkan bantuan modal senilai Rp3 juta dari PNM Mekaar. Modal itu saya manfaatkan untuk menambah stok produk jualan di toko,” ungkapnya.

Menurutnya, modal tersebut bisa ia dapatkan melalui proses yang mudah dan tidak sulit sama sekali.

Halaman:

Tags

Terkini