3. Temukan perusahaan yang tepat
Berikut adalah rekomendasi website yang bisa memberikan sponsor kerja.
• www.seek.com.au
• www.jobactive.gov.au
• www. careerone.com.au
• www.gumtree.com.au
• www.hays.com.au
• www.aupair.com
• Skill Select (portal kerja pemerintah)
• Migration Agent
• Australia Work Expo
Baca Juga: EY Buka Lowongan Kerja untuk Posisi People Consulting - Junior Consultant di Jakarta
Selain daftar di atas, kamu juga bisa mengecek daftar perusahaan bersponsor resmi yang terdaftar di Departemen Imigrasi Australia.
Lalu, kamu juga bisa bergabung dengan komunitas pekerja migran di Facebook atau forum online lainnya untuk mendapatkan informasi dan referensi kerja.
4. Lamar pekerjaannya
Setelah semua dokumen, termasuk resume dan cover letter sudah siap, lamar pada perusahaan yang dituju.
Pastikan kamu menonjolkan keterampilan dan pengalaman kerja yang paling relevan, serta komitmen jangka panjang terhadap pekerjaan tersebut.
Kamu juga bisa menuliskan kesiapan untuk pindah dan menetap di Australia.
5. Siapkan diri untuk wawancara kerja
Jika lamaran kamu diterima, kamu akan diminta untuk melakukan wawancara kerja secara online. Agar lebih siap, pelajari budaya kerja di Australia agar kamu bisa menyesuaikan gaya komunikasi rekruter.
Selebihnya sebenarnya sama saja dengan wawancara kerja di Indonesia, tetapi sebaiknya kamu berlatih bicara dalam bahasa Inggris jika belum terlalu lancar.
6. Ajukan visa setelah dapat tawaran kerja