Pejuangkantoran.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan pembiayaan hijau (green financing).
Green financing (pembiayaan hijau) adalah pendekatan pembiayaan yang ditujukan untuk mendukung proyek, kegiatan, atau investasi yang memberikan manfaat positif bagi lingkungan dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Tujuan utama green financing adalah mengalihkan dana ke sektor-sektor yang membantu mengatasi perubahan iklim, mengurangi emisi karbon, dan melestarikan lingkungan.
Dalam dunia perbankan green financing berperan dalam menyediakan produk keuangan hijau. Misal, green loans (pinjaman untuk proyek hijau seperti Pembangunan gedung hemat energi), green bonds (bank dapat menerbitka obligasi hijau ata membantu klien menerbitkannya), green mortgage (KPR dengan insentif bagi rumah yang memenuhi standar efisiensi energi).
Selain itu bank juga bisa berperan dalam pengembangan kerangka ESG, penerapan kebijakan dan komitmen global, hingga inovasi digital untuk produk hijau.
greenBaca Juga: BRI Menanam – Grow & Green Pertegas Komitmen dan Konsistensi BRI Dalam Menerapkan Prinsip-Prinsip ESG
Portfolio Pembiayaan Berkelanjutan
Hingga akhir Triwulan I 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan BRI tercatat terus tumbuh dan kini telah mencapai Rp89,9 triliun. Angka tersebut meningkat 8,18% secara tahunan (year-on-year), seiring dengan transformasi hijau yang semakin menjadi fokus industri perbankan nasional.
Rincian portofolio pembiayaan hijau BRI mencakup beragam sektor strategis. Sektor-sektor tersebut adalah pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan senilai Rp61,16 triliun, produk ramah lingkungan Rp7,80 triliun, energi terbarukan Rp6,47 triliun, serta transportasi hijau senilai Rp3,55 triliun, bangunan hijau, dan proyek lingkungan lainnya.
Hal ini sejalan dengan Peraturan OJK No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan.
Secara keseluruhan, BRI sendiri telah menjadi bank dengan portofolio sustainable financing terbesar di Indonesia. Portfolio ini nominalnya mencapai Rp796 triliun hingga akhir Triwulan I 2025.
Adapun rincian portfolio ini mencakup pembiayaan hijau, pembiayaan UMKM, serta investasi di ESG-based Corporate Bonds. Jumlah tersebut setara dengan 64,16% dari total portofolio pembiayaan dan investasi corporate bonds BRI.