Pejuangkantoran.com – Ketahanan pangan adalah kemampuan suatu negara atau wilayah untuk menjamin ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan yang cukup, aman, bergizi, dan berkelanjutan bagi seluruh penduduknya setiap saat.
Ketahanan pangan memegang peran penting dalam sebuah negara berdaulat seperti Indonesia. Karena ketahanan pangan bisa menjaga stabilitas nasional, meningkatkan kedaultan dan kemandirian, mendorong perkonomian domestik, menjamin kesehatan dan gizi Masyarakat, mengurangi ketimpangan wilayah, antisipasi krisi global, dan memperkuat identitas dan kearifan lokal.
Melihat betapa pentingnya ketahanan pangan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan memperbaiki kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah memberikan dukungan terhadap Koperasi Produsen Jaring Mas Sejahtera yang aktif menyuplai bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Riau.
Koperasi ini telah menjadi mitra aktif BRI selama lebih dari 10 tahun. Bergerak dalam penyediaan komoditas utama seperti beras, ikan, ayam, dan telur, dalam menjalankan operasinya koperasi ini juga menggandeng pemasok lokal.
Pemasok lokal ini menyediakan bahan pokok lain seperti minyak goreng, sayuran, buah, tahu, dan tempe. Dan, sinergi ini menciptakan dampak ekonomi yang luas, mulai dari produsen pangan hingga tenaga kerja lokal.
Baca Juga: Social Bond Bukti Nyata Komitmen BRI Menjaga Pendanaan Yang Berwawasan ESG
Dampak Ekonomi Yang Luas
Salah satu dampak ekonomi yang luas yang terlihat adalah bahwa koperasi ini telah menyuplai kebutuhan pangan ke 11 dapur sekolah yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.
Dan setiap dapur dikelola oleh sekitar 50 karyawan. Dari bagian ini saja, kontribusi ini telah berdampak menampung total tenaga kerja yang terlibat mencapai 600 orang.
Sementara itu, kebutuhan mingguan untuk bahan makanannya mencakup hingga 22 ton sayuran dan 50 ton ikan. Jelas ini menciptakan pasar yang stabil bagi para anggota koperasi.
Menurut Program pemilik Vendor Unit Kampar Koperasi Produsen Jaring Mas Sejahtera Indra Noupal, MBG memberikan kepastian pasar bagi usahanya.
“Sebagai koperasi produsen, kami merasakan langsung dampak positif dari pembiayaan BRI yang memungkinkan kami menjaga rantai pasok secara optimal, sekaligus memberdayakan petani dan nelayan lokal,” tambah Indra Noupal.
Melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI telah menyalurkan pembiayaan ini kepada anggota koperasi. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan dan kapabilitas koperasi dalam mengelola pembiayaan secara sehat dan produktif.