Kuncinya Adalah Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan
Klaster Susu Mulya Abadi saat ini menjadi salah satu kelompok peternak dengan harga susu tertinggi di wilayahnya. Peran BRI yang secara konsisten memberikan pendampingan dan memfasilitasi sistem pembayaran yang terintegrasi melalui bank, sangat mendasar.
"Pembayaran susu setiap bulan langsung melalui rekening BRI. Ini membuat keuangan kelompok kami transparan dan terjamin," kata Samsul.
Menurut Samsul, klaster ini mampu menyetor susu hingga 10 ton atau sekitar 10.000 liter per hari. Penyetoran dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore.
Susu sapi yang sudah diperah disimpan terlebih dahulu di tiga mesin pendingin dengan kapasitas total sebesar 7.500 liter. Setelah itu, diangkut dengan truk tangki susu.
Baca Juga: Berkat Bantuan BRI, UMKM Kopi Toraja Ini Bisa Ekspor dan Jadi Pemasok Coffee Shop di 5 Negara
Pasaca wabah PMK tahun 2022, pemulihan terus berjalan. Besarnya penurunan produksi susu sapi karena wabah PMK, menjadikan upaya pemulihan pasca wabah menjadi sangat menantang bagi pertenak sapi di Kecamatan Pudak ini.
Namun, Samsul optimis anggotanya dapat terus bangkit. Ia berharap, peternak bisa menambah jumlah sapinya dan meningkatkan produksi susu.
“Dengan kerja keras dan dukungan BRI, kami yakin peternak di Pudak akan semakin maju dan sejahtera," pungkas Samsul.
Tak hanya memberikan akses pembiayaan yang mudah, namun BRI juga menyertakan pemberdayaan sebagai keunggulan program ini. Pemberdayaan itu berupa pelatihan menajemen usaha literasi keuangan, digitalisasi bisnis, dan pendampingan yang berkelanjutan dalam program melalui program Klasterkuhidupku.
“Pendekatan ini bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan, sehingga para pelaku usaha dapat naik kelas dan memperluas jangkauan pasar mereka dan harapannya dapat meningkatkan pendapatan serta membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar," papar Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya. ***